Rabu, 3 Juni 2026

Dosa Fatal Dadan Hindayana Dipecat Prabowo: Dinilai Gagal Jaga Mutu Program MBG

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pergantian pimpinan BGN bukan keputusan yang diambil secara tiba-tiba.

Tayang:
Editor: Amirullah
Kompas.com/ADHYASTA DIRGANTARA
DADAN - Kepala BGN Dadan Hindayana saat ditemui di Istana, Jakarta, Rabu (8/4/2026). 

"Termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional," kata Prasetyo.

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa kualitas makanan menjadi salah satu faktor penting yang turut memengaruhi evaluasi terhadap kepemimpinan sebelumnya.

Catatan Evaluasi Terus Bertambah Selama Satu Setengah Tahun

Menurut Prasetyo, berbagai persoalan yang ditemukan bukanlah masalah yang muncul dalam waktu singkat. Catatan evaluasi tersebut merupakan akumulasi dari proses pengawasan dan pemantauan yang dilakukan pemerintah selama kurang lebih 18 bulan.

Pemerintah secara berkala menerima laporan, masukan, dan hasil evaluasi dari berbagai daerah terkait pelaksanaan Program MBG. Seluruh catatan tersebut kemudian dirangkum sebagai bahan pertimbangan Presiden dalam mengambil keputusan.

"Tentunya selama satu setengah tahun melakukan monitoring dan evaluasi, banyak catatan-catatan yang kemudian itu menjadi dasar pertimbangan oleh Bapak Presiden untuk melakukan pergantian ini dengan harapan catatan-catatan tersebut dapat segera untuk kita perbaiki," kata Prasetyo.

Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya Resmi Dicopot

Berdasarkan keputusan yang diumumkan pemerintah, terdapat tiga pejabat yang diberhentikan dari jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional, yakni:

  • Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN
  • Sony Sonjaya sebagai Wakil Kepala BGN
  • Lodewyk Pusung sebagai Wakil Kepala BGN

Pergantian tersebut disebut sebagai bagian dari upaya pembenahan organisasi setelah pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

"Selama kurang lebih hampir satu setengah tahun melakukan monitoring, melakukan evaluasi, maka pada hari ini, Selasa, tanggal 2 Juni 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," kata Prasetyo.

Nanik Sudaryati Deyang Ditunjuk Pimpin BGN

Untuk mengisi posisi yang ditinggalkan pimpinan lama, Presiden menunjuk jajaran baru yang diharapkan mampu mempercepat perbaikan di tubuh BGN.

Susunan pimpinan baru Badan Gizi Nasional terdiri dari:

  • Kepala BGN: Nanik Sudaryati Deyang
  • Wakil Kepala BGN: Agustina Arumsari
  • Wakil Kepala BGN: Trenggono

Pemerintah berharap kepemimpinan baru dapat memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan pengawasan mutu makanan, memperbaiki kedisiplinan dalam menjalankan SOP, serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Keberhasilan pembenahan tersebut akan menjadi faktor penting bagi keberlanjutan Program MBG yang selama ini menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

(TribunTrends.com)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved