Sikapi Situasi Terkini Tragedi Driver Ojol, Rais Aam PBNU Ajak Ciptakan Rasa Damai
Sebagai pimpinan tertinggi di PBNU, Rais Aam menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum.
Penulis: Khalidin | Editor: Mursal Ismail
Sebagai pimpinan tertinggi di PBNU, Rais Aam menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum.
Laporan Khalidin Umar Barat
SERAMBUNEWS.COM, JAKARTA - Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan, salah seorang driver ojek online (ojol) dalam aksi unjuk rasa yang terjadi di Jakarta.
Ungkapan duka dan belasungkawa itu disampaikan Jumat (29/8/2025) di Jakarta.
Sebagai pimpinan tertinggi di PBNU, Rais Aam menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum.
“Kami keluarga besar Nahdlatul Ulama turut berduka cita yang sedalam-dalamnya.
Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran,” kata KH. Miftachul Akhyar.
Menurut Rais Aam, penyampaian aspirasi adalah hak konstitusional warga negara dan harus dihormati oleh siapa pun.
Baca juga: 7 Anggota Brimob Pelindas Ojol Langsung Ditahan, Terbukti Langgar Etik
Namun, Rais Aam PBNU juga meminta semua pihak, terutama aparat dan petugas di lapangan, untuk senantiasa bersikap sabar, bijaksana, dan mengedepankan dialog dalam menangani aksi demonstrasi.
“Kami minta aparat untuk senantiasa sabar dan menahan diri, agar tidak terjadi benturan yang dapat merugikan semua pihak,” kata dia.
Dalam kesempatan ini, Rais Aam juga mengimbau seluruh elemen masyarakat, termasuk peserta aksi, untuk tidak bertindak anarkis dan menghindari provokasi yang dapat memperkeruh keadaan.
Tragedi ini harus dijadikan pelajaran bersama agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Rais Aam menambahkan bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo harus menjadi pedoman bersama: menjaga keamanan, ketertiban, dan persaudaraan nasional dengan cara-cara yang damai, tanpa kekerasan, dan tanpa provokasi.
“Perbedaan pendapat harus disalurkan dengan cara yang damai dan bermartabat. Jangan sampai aksi menyuarakan aspirasi justru melahirkan korban jiwa dan merugikan bangsa dan negara,” kata Rais Aam.
Baca juga: VIDEO - Prabowo Respon Tegas Aparat Lindas Ojol Gunakan Rantis Brimob
KH Miftachul Akhyar juga meminta seluruh jajaran pengurus dan warga Nahdlatul Ulama di berbagai tingkatan untuk ikut menenangkan situasi, tidak terprovokasi, dan tidak melibatkan diri dalam kegiatan yang bersifat anarkis.
“Mari kita jaga persaudaraan, keamanan, dan ketertiban. PBNU mengajak seluruh warga NU untuk menjadi peneduh di tengah masyarakat,” kata dia. (*)
Terus Naik, Segini Harga Emas di Abdya Hari ini 29 Agustus 2025 |
![]() |
---|
Makin Bersinar, Harga Emas Hari Ini di Lhokseumawe Naik Tajam |
![]() |
---|
Naik Tajam, Harga Emas di Banda Aceh Hari Ini per Mayam dan Antam per Gram, Jumat 29 Agustus 2025 |
![]() |
---|
Suhu di Langsa Hari Ini, Jumat, 29 Agustus 2025 Capai 32 Derajat Celcius |
![]() |
---|
Ajang Debat Pelajar LDBI 2025 Dibuka, Kadisdik Aceh Ajak Siswa Tingkatkan Literasi & Berpikir Kritis |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.