Senin, 8 Juni 2026

Viral Medsos

Viral di Medsos! 17+8 Tuntutan Rakyat yang Diumumkan Jerome Polin dan Salsa Erwin, Begini Isinya

Berikut ini adalah rangkaian tuntutan rakyat yang ditujukan kepada pemerintah Prabowo, salah satunya menyangkut reformasi di tubuh DPR RI.

Tayang:
Penulis: Gina Zahrina | Editor: Amirullah
Tribunnews.com/ Rahmat W Nugraha dan Captured Instagram @Jeromepolin
AKSI DAN 17+8 - Foto yang memperlihatkan sekitar pukul 18.00 WIB, Jumat (29/8/2025), mahasiswa masih terlihat mengepung Gedung Polda Metro Jaya di Jakarta Selatan dan unggahan 17+8 tuntutan rakyat, menyoroti isu transparansi, reformasi, dan empati./ Foto Tribunnews.com/ Rahmat W Nugraha dan Captured Instagram @Jeromepolin 

SERAMBINEWS.COM - Aksi unjuk rasa yang meletup sejak akhir bulan Agustus kini berubah menjadi gelombang tuntutan rakyat yang lebih terorganisir.

Sebuah daftar berisi 25 poin tuntutan kepada pemerintah Presiden Prabowo Subianto viral di media sosial, dengan batas waktu pemenuhan dalam 7 hari dan 1 tahun ke depan.

Tuntutan ini diberi nama "17+8 Tuntutan Rakyat", disusun berdasarkan suara jutaan masyarakat, hasil diskusi publik di media sosial, hingga pernyataan resmi dari berbagai organisasi masyarakat sipil.

Salah satu pemicu utamanya adalah kenaikan tunjangan DPR RI yang dianggap tidak etis di tengah kondisi ekonomi rakyat yang sulit.

Namun aksi protes kian meluas setelah Affan Kurniawan, pengemudi ojek online, meninggal dunia usai terlindas kendaraan taktis Brimob dalam aksi demo di Jakarta.

Insiden ini memicu kemarahan nasional dan mendorong munculnya seruan reformasi dari berbagai kalangan.

Baca juga: Puan Maharani Takziah ke Rumah Affan Kurniawan, Peluk Ibu Korban Sambil Menangis

17+8 Tuntutan Rakyat

Salah satu unggahan paling viral datang dari Jerome Polin, influencer pendidikan dengan jutaan pengikut, yang menuliskan:

“Ini adalah tuntutan dari kami semua, rakyat Indonesia. Sudah dirangkum dan didetailkan: 17 tuntutan jangka pendek dan 8 jangka panjang lengkap dengan deadline. Kami menunggu. Buktikan suara rakyat didengar.” Tulis Jerome Polin dalam unggahannya bersamas Salsa Erwina.

Daftar tuntutan rakyat tersebut merupakan hasil rangkuman dari berbagai aspirasi yang berkembang di media sosial.

Salah satu inisiator penyusunan tuntutan ini adalah influencer Salsa Erwina Hutagalung, yang turut merangkum suara publik dari berbagai kanal digital.

Tuntutan ini disusun melalui proses kurasi dari beragam sumber, termasuk:

  • Komentar dan polling di akun influencer seperti @jeromepolin, @salsaer, dan @cherylmarella
  • Desakan 211 organisasi masyarakat sipil melalui YLBHI
  • Siaran pers dari Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK)
  • Pernyataan sikap ikatan mahasiswa magister kenotariatan UI
  •  Pernyataan sikap center for environmental law & clinmate justice universitas Indonesia
  •  Tuntunan demo buruh 28 agustus 2025
  •  Tuntunan demo buruh 28 agustus 2025
  • 12 tuntutan rakyat menuju reformasi transparansi dan keadilan oleh reformasi Indonesia di change,org yang sudah menerima lebih dari 40.000 dukungan.

Baca juga: VIDEO - Jerome Polin GERAM Pimpinan DPR Ngeluh Tunjangan Beras cuma Rp 12 Juta Saja

17 Tuntutan Jangka Pendek (Deadline 5 September 2025)

Berikut adalah sejumlah tuntutan rakyat yang ditulis dalam unggahan Jerome Polin bersama Salsa Erwina Hutagalung kepada pemerintahan Presiden Prabowo, termasuk di dalamnya seruan untuk melakukan reformasi terhadap lembaga DPR RI, dikutip Serambinews, Senin (1/9/2025).

  1. Bentuk tim investigasi independen atas kematian Affan Kurniawan dan korban lainnya selama demontrasi 28- 30 Agustus 2025 dengan mandat jelas dan transparan.
  2. Hentikan keterlibatan TNI dalam pengamanan sipil kembalikan TNI ke barak.
  3. Bebaskan semua demonstran yang ditahan dan hentikan kriminalisasi aksi damai.
  4. Adili aparat keamanan yang terbukti melakukan kekerasan, secara transparan.
  5. Stop kekerasan oleh kepolisian, dan taati SOP pengendalian massa yang sudah tersedia.
  6. Bekukan kenaikan gaji/tunjangan DPR, batalkan fasilitas baru (termasuk pensiun).
  7. Publikasikan anggaran DPR secara terbuka dan berkala (gaji, tunjangan, rumah, fasilitas DPR).
  8. Audit harta kekayaan anggota DPR melalui KPK.
  9. Dorong Badan Kehormatan DPR memeriksa anggota yang menghina suara rakyat.
  10. Partai harus memberi sanksi ke kader yang bersikap arogan dan tak etis yang memicu kemarahan publik.
  11. Umumkan komitmen publik partai untuk membela rakyat di masa krisis.
  12. Anggota DPR wajib berdialog dengan mahasiswa dan masyarakat sipil guna meningkatkan partisipasi bermakna.
  13. Tegakkan disiplin internal TNI, agar anggota TNI tidak ambil alih fungsi Polri.
  14. Komitmen publik TNI untuk tidak memasuki ruang sipil selama krisis demokrasi.
  15. Pastikan upah layak untuk seluruh angkatan kerja (guru, nakes, buruh, dan mitra ojol).
  16. Cegah PHK massal, dan lindungi pekerja kontrak.
  17. Buka dialog langsung dengan serikat buruh soal upah dan outsourcing.

Baca juga: Berani Tantang Debat Ahmad Sahroni Gegara Orang Tolol Sedunia, Ini Sosok Salsa Erwina Hutagalung

8 Tuntutan Jangka Panjang (Deadline 31 Agustus 2026)

1.Bersihkan dan Reformasi DPR besar-besaran

Lakukan audit independen yang diumumkan ke publik. Tinggikan standar prasyarat anggota DPR (tolak mantan koruptor) dan tetapkan KPI untuk evaluasi kinerja. Hapuskan perlakuan istimewa, di antaranya pensiun seumur hidup, transportasi dan pengawalan khusus dan dipajak APBN

2. Reformasi Partai Politik dan Kuatkan Pengawasan Eksekutif

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved