Sabtu, 25 April 2026

Luar Negeri

9 Kepala Babi Ditemukan di Sejumlah Masjid di Paris Prancis, 5 Tertulis Nama Macron

Empat kepala ditemukan di masjid sekitar Paris, sementara lima lainnya diletakkan di masjid-masjid pinggiran kota. 

|
Editor: Faisal Zamzami
(Wikipedia)
Pihak berwenang Prancis melaporkan sedikitnya sembilan kepala babi ditemukan di luar sejumlah masjid di wilayah Paris pada Selasa (9/9/2025). 

SERAMBINEWS.COM - Pihak berwenang Prancis melaporkan sedikitnya sembilan kepala babi ditemukan di luar sejumlah masjid di wilayah Paris pada Selasa (9/9/2025).

Dari jumlah tersebut, lima kepala babi bertuliskan kata "Macron" dengan tinta biru, merujuk pada nama Presiden Perancis Emmanuel Macron.

Empat kepala ditemukan di masjid sekitar Paris, sementara lima lainnya diletakkan di masjid-masjid pinggiran kota. 

 Kepala Kepolisian Paris, Laurent Nunez, menyatakan pihaknya telah membuka penyelidikan terkait dugaan provokasi kebencian dan diskriminasi SARA.

 “Kemungkinan masih akan ditemukan aksi serupa di lokasi lain,” kata Nunez dalam konferensi pers. Perancis diketahui memiliki populasi Muslim terbesar di Eropa.

Dalam ajaran Islam, babi merupakan hewan haram sehingga peristiwa ini dipandang sebagai bentuk pelecehan serius.

Kasus tersebut terjadi di tengah meningkatnya sentimen anti-Islam di negara itu.

Baca juga: PM Prancis Francois Bayrou Mundur Usai Digulingkan Parlemen, Macron dalam Tekanan Cari Pengganti

Ada campur tangan asing?

Nunez tidak menyebutkan identitas pelaku, tetapi ia juga tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan pihak asing.

“Tidak bisa dihindari adanya perbandingan dengan kasus sebelumnya yang sering terjadi pada malam hari dan terbukti melibatkan campur tangan asing,” ujarnya, dikutip dari The Guardian, Selasa (9/9/2025).

Meski tidak merinci lebih lanjut, Perancis sebelumnya pernah menuduh Rusia berusaha menebar perpecahan.

 Awal Juni lalu, tiga warga Serbia ditangkap atas tuduhan merusak situs Yahudi, yang diduga mendapat dukungan dari Rusia.

 Menurut data Kementerian Dalam Negeri, insiden anti-Muslim di Perancis meningkat 75 persen pada Januari–Mei 2025 dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Sementara laporan Komisi Hak Asasi Manusia Perancis 2024 juga mencatat adanya peningkatan kasus rasisme.

Baca juga: VIDEO - Anak-Anak Israel Tak Diizinkan Masuk ke Taman Rekreasi di Prancis

Tuai beragam komentar

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved