Kamis, 30 April 2026

Konflik Rusia vs Ukraina

Gardu Induk Nuklir Ukraina Hancur Dibom Rusia, Badan Atom Dunia Keluarkan Peringatan

Direktur Jenderal IAEA Grossi mengatakan: "Bahaya terhadap keselamatan nuklir terus menjadi sangat nyata dan selalu ada.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
Layanan Darurat Ukraina/Telegram
INCAR SUMBER ENERGI - Serangan Rusia di wilayah Sumy, Ukraina, menghantam sebuah apartemen pada Kamis (30/10/2025) malam. Rusia juga mengincar sumber-sumber energi Ukraina yang menyebabkan pemadaman listrik di seluruh Ukraina saat musim dingin berlangsung. 

Ringkasan Berita:
  • Serangan Rusia dilaporkan merusak gardu induk nuklir di Ukraina.
  • Kerusakan pada gardu induk nuklir Ukraina ini menyebabkan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) mengeluarkan peringatan "kritis".
  • Aliran listrik ke tiga pembangkit listrik tenaga nuklir juga terpengaruh setelah serangan Rusia

 

SERAMBINEWS.COM - Serangan Rusia dilaporkan merusak gardu induk nuklir di Ukraina.

Kerusakan pada gardu induk nuklir Ukraina ini menyebabkan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) mengeluarkan peringatan "kritis".

"Aliran listrik ke tiga pembangkit listrik tenaga nuklir juga terpengaruh setelah serangan Rusia pada Kamis (30/10/2025)," tulis laporan NW, Jumat (31/10/2025).

IAEA mengatakan tim di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Ukraina Selatan dan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Khmelnitsky melaporkan kalau pembangkit tersebut kehilangan akses ke salah satu saluran listrik di luar lokasi.

Dalam sebuah pernyataan, IAEA mengatakan:

"IAEA telah diberitahu tentang aktivitas militer di Ukraina pagi ini yang telah menyebabkan kerusakan pada gardu induk yang penting bagi keselamatan dan keamanan nuklir di Ukraina."

Direktur Jenderal IAEA Grossi mengatakan: "Bahaya terhadap keselamatan nuklir terus menjadi sangat nyata dan selalu ada.

"Saya sekali lagi menyerukan pengendalian militer secara maksimal di sekitar fasilitas nuklir dan penghormatan penuh terhadap tujuh pilar penting bagi keselamatan dan keamanan nuklir."

Secara terpisah, Volodymyr Zelensky, presiden Ukraina, mengatakan Rusia telah melancarkan serangan terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Panas Slovyansk pada hari Kamis.

"Ini benar-benar teror. Orang biasa tidak akan berperang seperti ini, dan dunia harus merespons dengan tepat perang Rusia semacam itu," ujarnya dalam sebuah unggahan di X pada Kamis malam.

Baca juga: NATO Siaga Tinggi, Polandia Kerahkan Jet Tempur Saat Rusia Bombardir Ukraina Pakai Rudal dan Drone


Ukraina Terancam Beku di Musim Dingin

Rusia memang melancarkan gelombang baru serangan pesawat tak berawak pada malam hari ke seluruh Ukraina termasuk di kota Sumy di Ukraina utara dekat perbatasan Rusia.

Di Sumy, serangan melukai sedikitnya 11 orang, termasuk empat anak-anak, kata pejabat setempat, Jumat pagi.

Layanan darurat Ukraina mengatakan sebuah blok apartemen sembilan lantai terkena dampak, memicu kebakaran di lima apartemen lantai atas dan tujuh balkon.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved