Anggi Setiawan Pembunuh Guru SD di Tegal Ditangkap, Pelaku Gadaikan Mobil Korban Untuk Judi Slot
Motif pembunuhan ini terungkap untuk menguasai mobil Honda Brio milik korban yang digunakan sebagai taksi online.
Ringkasan Berita:
- Polisi menangkap M Anggi Setiawan (37), pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap Kusyanto (46), seorang guru SD di Kota Tegal.
- Motif pembunuhan ini terungkap untuk menguasai mobil Honda Brio milik korban yang digunakan sebagai taksi online.
- Setelah membunuh Kusyanto, Anggi menggadaikan mobil tersebut seharga Rp 20 juta
SERAMBINEWS.COM, BREBES - Polisi berhasil mengungkap kematian Kusyanto (46), guru SD di Kota Tegal yang tewas dalam peristiwa perampokan saat mencari penghasilan tambahan sebagai sopir taksi online.
Korban ditemukan tak bernyawa di kawasan hutan lindung Perhutani KPH Balapulang, Desa Songgom, Kabupaten Brebes, Senin (24/11/2025).
Kusyanto, warga Kelurahan Keturen, Kecamatan Tegal Selatan, sehari-hari mengajar sebagai wali kelas 2 di SDN Kalinyamat Wetan 03.
Polisi menangkap M Anggi Setiawan (37), pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap Kusyanto (46), seorang guru SD di Kota Tegal.
Motif pembunuhan ini terungkap untuk menguasai mobil Honda Brio milik korban yang digunakan sebagai taksi online.
Setelah membunuh Kusyanto, Anggi menggadaikan mobil tersebut seharga Rp 20 juta, yang kemudian digunakan untuk bersenang-senang, termasuk karaoke dan judi slot.
"Uangnya untuk karaoke sama teman-teman dan juga saya gunakan untuk judi slot," ungkap Anggi saat digelandang ke Markas Polres Brebes, Rabu (26/11/2025).
Anggi, yang merupakan warga Desa Kaligayam, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, ditangkap oleh tim gabungan polisi saat bersembunyi di sebuah rumah kos pada dini hari Rabu (26/11/2025).
Dia mengaku awalnya naik taksi online milik korban dari desanya menuju Cinggawur, Kabupaten Tegal.
Baca juga: Sosok Rasya Hasibuan Pembunuh Bonio Raja Mahasiswa Universitas Medan Area, Sempat Ngeganja Bareng
Diminta diantar ke Brebes
Setibanya di lokasi, Anggi meminta agar diantar ke Brebes dengan iming-iming upah Rp 800 ribu secara offline.
"Lalu di tengah jalan saya membelikan korban minuman kopi botolan yang dicampur dengan obat. Tujuannya supaya korban kondisinya lemas," kata Anggi.
Saat korban mulai lemas, Anggi menjerat lehernya menggunakan handuk kecil hingga korban tewas setelah terlihat mengeluarkan busa dari mulut.
"Korban sudah tewas, mobil saya kemudikan, dan korban saya tendang keluar menuju hutan jati Songgom," tambahnya.
| Pemulihan Trauma Anak Korban Banjir dan Harapan yang tak Boleh Runtuh |
|
|---|
| Menyibak Sisi Lain Bencana: Senyum Anak-anak dan Asa yang tak Boleh Runtuh |
|
|---|
| Terduga Penganiaya Pratu Farkhan hingga Tewas Diamankan, Sang Ibu Minta Pelaku Dihukum Berat |
|
|---|
| BNPB: Pencarian Korban Bencana Sumatera Dilanjutkan Hingga Evaluasi Tanggap Darurat 8 Januari |
|
|---|
| Suami-Istri Pemilik Warung Nasi Kuning di Makassar Rudapaksa Karyawan, Adegan Hubungan Badan Direkam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Tampang-M-Anggi-Setiawan-37-tersangka-pembunuh-guru-SD-di-Kota-Tegal-Jawa-Tengah.jpg)