Anggi Setiawan Pembunuh Guru SD di Tegal Ditangkap, Pelaku Gadaikan Mobil Korban Untuk Judi Slot

Motif pembunuhan ini terungkap untuk menguasai mobil Honda Brio milik korban yang digunakan sebagai taksi online.

Editor: Faisal Zamzami
Kompas.com/Tresno Setiadi
Tampang M. Anggi Setiawan (37) tersangka pembunuh guru SD di Kota Tegal, Jawa Tengah saat digelandang Polisi di Markas Polres Brebes saat ungkap kasus, Rabu (27/11/2025) 

Ringkasan Berita:
  • Polisi menangkap M Anggi Setiawan (37), pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap Kusyanto (46), seorang guru SD di Kota Tegal.
  • Motif pembunuhan ini terungkap untuk menguasai mobil Honda Brio milik korban yang digunakan sebagai taksi online.
  • Setelah membunuh Kusyanto, Anggi menggadaikan mobil tersebut seharga Rp 20 juta

 

SERAMBINEWS.COM, BREBES - Polisi berhasil mengungkap kematian Kusyanto (46), guru SD di Kota Tegal yang tewas dalam peristiwa perampokan saat mencari penghasilan tambahan sebagai sopir taksi online.

Korban ditemukan tak bernyawa di kawasan hutan lindung Perhutani KPH Balapulang, Desa Songgom, Kabupaten Brebes, Senin (24/11/2025).

Kusyanto, warga Kelurahan Keturen, Kecamatan Tegal Selatan, sehari-hari mengajar sebagai wali kelas 2 di SDN Kalinyamat Wetan 03.

Polisi menangkap M Anggi Setiawan (37), pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap Kusyanto (46), seorang guru SD di Kota Tegal.

Motif pembunuhan ini terungkap untuk menguasai mobil Honda Brio milik korban yang digunakan sebagai taksi online.

Setelah membunuh Kusyanto, Anggi menggadaikan mobil tersebut seharga Rp 20 juta, yang kemudian digunakan untuk bersenang-senang, termasuk karaoke dan judi slot.

 "Uangnya untuk karaoke sama teman-teman dan juga saya gunakan untuk judi slot," ungkap Anggi saat digelandang ke Markas Polres Brebes, Rabu (26/11/2025).

Anggi, yang merupakan warga Desa Kaligayam, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal, ditangkap oleh tim gabungan polisi saat bersembunyi di sebuah rumah kos pada dini hari Rabu (26/11/2025).

Dia mengaku awalnya naik taksi online milik korban dari desanya menuju Cinggawur, Kabupaten Tegal.

Baca juga: Sosok Rasya Hasibuan Pembunuh Bonio Raja Mahasiswa Universitas Medan Area, Sempat Ngeganja Bareng

Diminta diantar ke Brebes

Setibanya di lokasi, Anggi meminta agar diantar ke Brebes dengan iming-iming upah Rp 800 ribu secara offline.

"Lalu di tengah jalan saya membelikan korban minuman kopi botolan yang dicampur dengan obat. Tujuannya supaya korban kondisinya lemas," kata Anggi.

Saat korban mulai lemas, Anggi menjerat lehernya menggunakan handuk kecil hingga korban tewas setelah terlihat mengeluarkan busa dari mulut. 

"Korban sudah tewas, mobil saya kemudikan, dan korban saya tendang keluar menuju hutan jati Songgom," tambahnya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved