Jumat, 17 April 2026

KUPI BEUNGOH

Pemimpin dan Pejabat Negara Bertaqwa, Rakyat Sejahtera

Pemimpin yang bertaqwa adalah individu beriman kuat, amanah, adil, jujur (shiddiq), dan cerdas (fathonah).

|
Editor: Subur Dani
Serambinews.com
Dr. Ainal Mardhiah, S Ag, M.Ag 

Padahal biaya yang disediakan untuk satu unit huntara kita baca di media sosial antara 30 juta s/d 60 juta per unit.

60 juta itu cukup untuk membangun 1 rumah tipe 3×6 dengan 2 kamar tidur dan kamar mandi, namun tidak ada pilihaan bagi korban banjir, begitu pengalaman kami membangun rumah bantuan dari donasi para dermawan.

Baca juga: Jembatan Kutablang Macet Panjang, Jalur Awe Geutah Lancar

Tidak ada pilihan bagi para pengungsi korban banjir bandang kecuali harus tinggal di huntara yang ada.

Lebih sedih lagi, sebagian korban banjir bandang Aceh, belum mendapat rumah bantuan baik yang permanen atau yang sementara, sedangkankab rumah mereka sudah hilang atau tenggelam dalam lumpur banjir bandang. 

Sangat sedih melihat nasib rakyat di negeri ini.  Pemimpin  dan pejabat  negara tidak bertaqwa rakyat sengsara. Pemimpin dan pejabat  negara bertaqwa, rakyat sejahtera.

Taqwa secara bahasa berarti menjaga, melindungi, atau membentengi diri.

Dalam Islam, makna taqwa adalah kesadaran penuh dan ketaatan kepada Allah SWT dengan menjalankan perintah-Nya serta menjauhi segala larangan-Nya.

Taqwa bermakna rasa takut melanggar perintah Allah, dan rasa cinta dan pengagungan kepada Allah SWT untuk selalu patuh kepada-Nya.

Ciri-Ciri Pemimpin Yang Bertaqwa

Pemimpin yang bertaqwa adalah individu beriman kuat, amanah, adil, jujur (shiddiq), dan cerdas (fathonah). Mereka mendirikan shalat, takut kepada Allah, menjadikan Al-Qur'an dan sunnah sebagai landasan, serta mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi. 

Mereka juga bijaksana, lemah lembut, pemaaf, dan suka bermusyawarah.

Baca juga: Amalan Bulan Syawal, Puasa 6 Hari dan Penjelasan yang Dicontohkan Rasulullah

Pemimpin yang bertakwa sangat penting karena menjadi landasan utama untuk bertindak adil, amanah, dan takut berbuat zalim, lantaran merasa selalu diawasi Allah SWT.

Ketakwaan menjamin pemimpin mendahulukan kepentingan rakyat, jujur, serta menjadikan jabatan sebagai sarana ibadah dan pengabdian

Berikut beberapa ayat tentang keutamaan takwa:

Pertama; Allah mudahkan urusan, Allah mudahkan dalam menyelesaikan setiap masalah yang dihadapi dalam hudup dan Allah berikan rezeki yang tak terduga (QS. Ath-Thalaq: 2-3).

"...Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya..."

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved