Personel Polres Agara juga mengambil langkah luar biasa dengan menyediakan jaringan internet Starlink
Dua pekan pasca banjir bandang, jalan nasional Agara–Galus masih lumpuh total dan hanya bisa dilalui motor atau pejalan kaki.
Personel Polres Aceh Tenggara tidak putus asa dan tetap berjuang memastikan bantuan tetap sampai kepada warga yang terisolasi
Kondisi ini setiap harinya cukup mengganggu arus lalulintas dari Kutacane menuju Medan dan sebaliknya.
Pasca banjir bandang di Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara, pasokan listrik masih belum normal.
Di balik tantangan itu, Srikandi Polwan Polres Aceh Tenggara, berjalan kaki 6 Km membawa kepedulian dengan membagikan ratusan nasi bungkus bagi
Kapolres mengantarkan bantuan tersebut ke sejumlah lokasi terdampak banjir di Ketambe
Antrean panjang kendaraan bermotor untuk mengisi BBM di SPBU Lawe Desky, SPBU Kuning, SPBU Lawe Kihing dan SPBU Kampung Melayu
Mereka menempuh medan ekstrem berupa jalan tanah terjal dan berliku di lereng Taman Nasional Gunung Leuser.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh, Taufik ST, MSi mengimbau pemilik kendaraan bermotor (sepeda motor, mobil, becak dan
Kondisi jalan tanah di lereng- lereng perbukitan gunung Taman Nasional Gunung Leuser dijadikan sebagai jalan alternatif yang hanya bisa dilalui
para personel membersihkan lumpur tebal hinngga mengangkat perabot yang rusak
Ia menyoroti kondisi jembatan darurat berbasis tali dan rakit yang masih digunakan warga untuk penyeberangan sebagai potensi ancaman keselamatan.
Pendirian pos tenda ini dilakukan guna memastikan kenyamanan dan keselamatan warga yang terdampak musibah
Lokasi itu tak bisa dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua umumnya, karena ruas jalan yang amblas tergerus Sungai
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah antrean panjang serta potensi praktik penimbunan oleh oknum yang memanfaatkan situasi darurat
Banjir bandang di Aceh Tenggara memperlihatkan lemahnya kesiapan BPBD karena banyak mobil operasional rusak dan tak terawat.
Pasca banjir bandang di Ketambe, tanah yang menempel di Jalan Nasional Agara–Galus mengering dan menimbulkan debu hingga ke pemukiman warga.
Antrean panjang mengular mulai pagi hari hingga dini hari, bahkan 1x24 jam menunggu BBM berjam-jam sehingga kerap menimbulkan gangguan terhadap
Bupati Aceh Tenggara meninjau sekaligus menyalurkan bantuan Kementerian Sosial untuk korban banjir di Lawe Penanggalan dan Laklak, Kecamatan Ketambe.