Selasa, 9 Juni 2026

Ramai Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie, Orang Terdekat Buka Suara

Isu itu mencuat setelah sebuah akun TikTok bernama @dede_el108 mengunggah video dengan narasi provokatif.

Tayang:
Editor: Amirullah
Instagram/ ramadhaniabakrie
Hubungan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie diisukan retak 

Saat ini ia tercatat sebagai Komisaris Utama PT Lativi Mediakarya dan Direktur PT Bakrie Global Ventura.

Sebelumnya, Ardi Bakrie sempat menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Viva Media Baru, Komisaris PT Asia Global Media, dan Presiden Direktur PT Lativi Mediakarya.

Bisnis Grup Bakrie 

Tahun 2007 hingga 2009, disebut-sebut sebagai puncak kejayaan bisnis perusahaan-perusahaan Grup Bakrie, terutama bisnis tambang batu bara.

Saat booming komoditas batu bara, saham-saham perusahaan yang terafiliasi Grup Bakrie di pasar modal mengalami kenaikan tajam.

Aburizal Bakrie, mantan Ketum Partai Golkar dan anak pendiri Grup Bakrie Ahmad Bakrie, bahkan dinobatkan sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia versi Forbes.

Sentimen positif saham Grup Bakrie juga tak bisa dilepaskan dari Aburizal Bakrie di lingkaran kekuasaan.

Ia sempat duduk di pemerintahan sebagai Menko Bidang Kesejahteraan Rakyat periode 2005-2009.

Lalu sebelumnya sebagai Menko Bidang Perekonomian periode 2004-2005.

Di era jayanya, Grup Bakrie juga mendirikan kampus yakni Universitas Bakrie.

Perguruan tinggi ini berlokasi di Jalan Rasuna Said, Jakarta. Namun saat ini, kinerja beberapa perusahaan Grup Bakrie mulai meredup.

Di pasar modal, banyak saham perusahaan Grup Bakrie tercatat sebagai saham gocap atau seharga Rp 50 per lembarnya, nilai saham paling rendah di BEI.

Selain meredup, bahkan beberapa perusahaan diterpa masalah seperti Bakrie Life dan Bakrie Telecom.

Beberapa perusahaan Grup Bakrie juga disebut-sebut dalam perkara kasus pembelian saham oleh PT Jiwasraya (Persero).  

Grup Bakrie juga hingga kini masih tersandera masalah lumpur Lapindo.

Krisis yang menerpa bak efek domino, di mana saat itu saham perusahaan-perusahaa milik Grup Bakrie satu per satu meredup.

Kini estafet perusahaan Grup Bakrie mulai banyak dikelola oleh generasi ketiga Keluarga Bakrie seperti Ardi Bakrie dan Anindya Bakrie.

Beberapa perusahaan besar milik Grup Bakrie yang tercatat di BEI antara lain PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), PT Bakrieland Development Tbk (ELYT), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BMRS).

Berikutnya PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Visi Media Asia Tbk (VIVA), dan PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk (UNSP).

Pernah Terjerat Kasus Narkoba

Pihak keluarga Bakrie akhirnya memberikan pernyataan resmi berkait kasus penyalahgunaan narkoba Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani.

Melalui juru bicaranya, Lalu Mara Satriawangsa, Aburizal Bakrie menyampaikan bahwa peristiwa ini adalah sebuah cobaan untuk keluarganya.

Sebagai informasi, Aburizal Bakrie merupakan ayah Ardi Bakrie.

"Dan terakhir Pak Rizal menyampaikan bahwa apa yang terjadi ini adalah apa yang terjadi ini adalah cobaan yang beliau hadapi dengan sabar dan tabah dan mendukung penuh apa yang terjadi pada putranya agar cepat selesai," kata Lalu saat ditemui di Polres Jakarta Pusat.

Selain itu, Aburizal Bakrie juga mengambil hikmah atas kejadian yang menimpa keluarganya.

Pihak keluarga selanjutnya akan memberikan dukungan sepenuhnya agar proses hukum bisa berjalan dengan lancar.

"Keluarga mendukung dan telah memberi maaf. Dan Pak Ardi dan Bu Nia juga sudah meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada orangtua dan keluarga," kata Lalu.

(Bangkapos.com)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved