Selebrasi Lokal 2026
Komisi I DPRA Minta Pemegang Hak Siar Piala Dunia 2026 Tak Bebani Warkop Aceh
kepada pengusaha warkop harus mematuhi ketentuan penyelenggaraan nobar dan menjaga kearifan lokal serta nilai-nilai Syariat Islam
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
“Piala Dunia adalah pesta olahraga dunia. Semangat kebersamaan yang selama ini tumbuh di Aceh melalui budaya nobar harus tetap terjaga, tanpa mengabaikan ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.
Jaga nilai syariat Islam
Di sisi lain, Muharuddin juga meminta para pelaku usaha warkop dan masyarakat pecinta sepak bola agar dapat menikmati nobar Piala Dunia 2026 dengan tertib serta tidak mengganggu orang lain.
Baca juga: Ketua Suporter Persiraja Jagokan Inggris Juara Piala Dunia 2026, Ini Jadwal dan Prediksi Starting XI
Menurutnya, fanatik terhadap tim favorit yang didukung merupakan hal wajar.
Namun, jangan sampai berlebihan, apalagi menjerumus ke arah perjudian dan berbagai bentuk pelanggaran lainnya.
“Silakan dukung tim jagoannya masing-masing, tapi tetap tertib dan menjaga sikap.
Begitu juga kepada pengusaha warkop harus mematuhi ketentuan penyelenggaraan nobar dan menjaga kearifan lokal serta nilai-nilai Syariat Islam,” pungkasnya.
Baca juga: Perantau Aceh di Malaysia Jagokan Argentina Juara Dunia 2026, Yakin Messi Cs Tembus Final
| Jagokan Maroko di Piala Dunia 2026, Teuku Zulkhairi Yakin Singa Atlas Bisa Kembali Ukir Sejarah |
|
|---|
| Ketua Suporter Persiraja Jagokan Inggris Juara Piala Dunia 2026, Ini Jadwal dan Prediksi Starting XI |
|
|---|
| Zaheeri Jagokan Brasil Juara Piala Dunia 2026, Terinspirasi Filosofi Jogo Bonito |
|
|---|
| Asrizal Optimis Lamine Yamal dkk Bawa Spanyol Juara Piala Dunia, Harap Maroko dan Iran Juga Bersinar |
|
|---|
| Pimpinan Serambi Silaturrahmi ke TVRI, Bahas Aturan Nobar Piala Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/anggota-dpra-soal-hak-siar-piala-dunia-2026_-aceh.jpg)