Kamis, 11 Juni 2026

Selebrasi Lokal 2026

Bupati Abdya Safaruddin Jagokan Portugal dan Prancis di Piala Dunia 2026

Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin menjagokan tim nasional Portugal dan Prancis pada Piala Dunia 2026, yang akan berlangsung

Tayang:
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
SAFARUDDIN - Bupati Abdya, Safaruddin bermain di Final Liga U40 pada HUT Ke-23 Abdya, di Lapangan Persada tahun 2026. Safaruddin menjagokan tim nasional Portugal dan Prancis pada Piala Dunia 2026, yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada,  mulai besok lusa, Jumat, 12 Juni 2026.  

Apalagi perkembangan pemain baik di klub maupun liga di belahan dunia terus berkembang pesat.

Masyarakat Diminta Menjaga Ketertiban

Perhelatan Piala Dunia yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, tentu mendapatkan antusiasme masyarakat Indonesia umumnya, tidak terkecuali di Kabupaten Abdya.

Sebab, jadwal pertandingan lebih banyak digelar pada pagi hari. Sehingga, animo masyarakat dalam menyaksikan perhelatan akbar tersebut semakin meriah.

Baca juga: PWI Aceh Ikut Semarakkan Piala Dunia 2026, ‘Sulap’ Basement Kantor Jadi Tempat Nobar

"Kita meminta agar masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban saat menyaksikan Piala Dunia tahun ini. Tidak boleh ada keributan dan perselisihan dalam membela jagoan masing-masing," ucapnya.

Safaruddin menyebutkan, ajang Piala Dunia ini menjadi momentum para atlet, pelatih, bahkan wasit sepak bola di Abdya untuk mengenal berbagai strategi dalam mengolah si kulit bundar.

Selain itu, juga mempertajam pengetahuan tentang aturan-aturan sepak bola.

Menurutnya, saat ini sepak bola bukan lagi  sebatas olahraga, namun sudah berkembang menjadi industri.

Ia berharap generasi muda Abdya untuk mengembangkan bakat sepak bola, serta belajar dari pesepak bola profesional yang sudah menghasilkan nilai ekonomi.

"Jadikan ajang Piala Dunia ini sebagai pembelajaran. Lihat sisi positifnya, sehingga para atlet kita bisa menambah wawasan di bidang olahraga sepak bola.

Sebab, sepakbola tidak lagi sebatas olahraga, tapi sudah menjadi industri yang mendatang ekonomi, " pungkas Safaruddin. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved