Kajian Islam
4 Persiapan Batin Jelang Ramadhan ala Buya Yahya, Kunci Agar Puasa Diterima Allah
Tanda kerinduan kepada Ramadhan seharusnya sudah tampak sejak jauh hari, baik melalui persiapan fisik maupun kesiapan hati.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Muhammad Hadi
Ringkasan Berita:Buya Yahya mengingatkan umat Islam menjelang Ramadhan untuk mempersiapkan hati, bukan hanya hal lahiriah.Empat persiapan batin yang ditekankan meliputi membersihkan dendam, berdamai dengan sesama, membangun cinta dalam keluarga, dan mengalah tanpa gengsi.Dengan persiapan batin yang matang, Ramadhan bisa menjadi bulan pengampunan dosa dan peningkatan kualitas iman, bukan sekadar menahan lapar dan haus.
SERAMBINEWS.COM - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, Pengasuh LPD Al Bahjah, Buya Yahya, mengingatkan umat Islam agar tidak hanya sibuk mempersiapkan hal-hal lahiriah.
Menurutnya, tanda kerinduan kepada Ramadhan seharusnya sudah tampak sejak jauh hari, baik melalui persiapan fisik maupun kesiapan hati.
“Tanda kalau kita memang rindu kepada Ramadhan itu harus sudah tampak dari sekarang, dengan mempersiapkan diri, baik persiapan dhohir maupun persiapan batin,” ujar Buya Yahya dalam ceramah yang dikutip dari Al Bahjah TV, Selasa (3/2/2026).
Buya Yahya mencontohkan kebiasaan sebagian orang yang baru membaca Al-Qur’an saat Ramadhan tiba. Bahkan, ada mushaf yang rusak karena lama tidak disentuh.
“Ada orang baca Al-Qur’an setahun sekali, hanya di bulan Ramadan. Sampai-sampai ketika Ramadan datang, mushafnya sudah dimakan rayap karena lama tidak disentuh,” tuturnya.
Namun, ia menegaskan bahwa persiapan lahiriah saja tidak cukup. Justru persiapan batin menjadi kunci utama agar puasa dan amal ibadah diterima oleh Allah SWT.
Baca juga: Keutamaan Puasa Sunnah di Bulan Syaban, Buya Yahya: Tanpa Ada Ketentuan Hari dan Tanggal
Berikut empat persiapan batin jelang Ramadhan yang ditekankan Buya Yahya:
1. Membersihkan Hati dari Dendam dan Kebencian
Buya Yahya mengingatkan bahwa hati yang masih dipenuhi dendam dan kebencian bisa menjadi penghalang diterimanya amal ibadah Ramadhan.
“Ramadhan itu bulan pengampunan, tapi ada orang yang masuk Ramadhan dengan hati belum siap sehingga amalnya tidak diterima dan dosanya tidak diampuni,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kebencian harus dipangkas secara perlahan sebelum Ramadhan tiba.
“Hati itu harus dibangun untuk saling mencintai. Kebencian dan dendam harus dipangkas pelan-pelan, karena itu persiapan Ramadan yang sangat penting,” kata Buya Yahya.
2. Berdamai dengan Sesama Sebelum Ramadan
Buya Yahya mengajak umat Islam untuk segera berdamai dengan siapa pun yang selama ini bermasalah, baik pasangan, keluarga, maupun tetangga.
“Mumpung Ramadhan belum datang, yang kemarin tidak saling tegur sapa, silakan berdamai. Jangan menunggu nanti,” ujarnya.
Baca juga: Suami Tak Pernah Romantis, Bolehkah Istri Minta Cerai? Jawaban Buya Yahya Bikin Terenyuh
Menurutnya, permusuhan akan membuat puasa terasa berat dan rawan menghapus pahala karena ghibah dan prasangka buruk.
3. Membangun Cinta karena Allah dalam Keluarga
| Bolehkah Niat Puasa Qadha Digabung Senin Kamis? Simak Penjelasan Buya Yahya |
|
|---|
| Hati Masih Kotor, Apakah Amal Tetap Diterima? Ini Penjelasan Buya Yahya |
|
|---|
| Jangan Terlewat! Ini 4 Amalan Hari Jumat Terakhir di Bulan Syaban, Penuh Pahala dan Ampunan |
|
|---|
| Jangan Lewatkan 4 Amalan Hari Jumat di Bulan Syaban dari Syekh Ali Jaber, Raih Pahala & Dosa Dihapus |
|
|---|
| Viral Lawakan Kritik, Buya Yahya Ingatkan Adab Komedi: Jangan Rendahkan Suku dan Agama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/buya-yahya.jpg)