Selasa, 2 Juni 2026

Ramadan 2026

Jadwal Sidang Isbat Ramadan 2026, Tanggal Berapa Puasa Pertama?

Pemerintah hingga kini belum menetapkan awal puasa Ramadan 1447 Hijriah.

Tayang:
Editor: Amirullah
FREEPIK.COM
Jadwal Sidang Isbat Ramadan 2026 

Hisab berfungsi sebagai dasar perhitungan ilmiah posisi hilal, sementara rukyat menjadi verifikasi faktual di lapangan.

“Kementerian Agama tidak menggunakan satu metode saja. Kami mengintegrasikan hisab dan rukyat secara bersamaan agar keputusan yang diambil memiliki kekuatan ilmiah sekaligus kekuatan keagamaan,” ujar Abu Rokhmad.

Penegasan Kriteria MABIMS dan Mekanisme Istikmal

Dalam regulasi terbaru tersebut, pemerintah juga mempertegas penerapan kriteria MABIMS, yaitu tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

Jika hasil pengamatan menunjukkan posisi hilal belum memenuhi kriteria, maka diberlakukan mekanisme istikmal, yakni penyempurnaan bulan berjalan menjadi 30 hari.

Kolaborasi Tim Ahli dan Transparansi Publik

Pelaksanaan teknis sidang isbat melibatkan kolaborasi tim ahli yang terdiri dari unsur kementerian, akademisi, hingga praktisi falak lintas sektor guna memastikan akurasi data astronomi nasional.

Meski sidang dilaksanakan secara tertutup untuk menjaga objektivitas dan independensi pengambilan keputusan, hasil akhirnya wajib diumumkan secara terbuka kepada publik melalui konferensi pers.

Melalui mekanisme ini, pemerintah berharap penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah dapat memberikan kepastian, ketenangan, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap proses penentuan awal bulan hijriah nasional.

Jadwal Ramadan 2026 Versi Muhammadiyah

Sementara itu, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa lebih dahulu melalui metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal.

Berdasarkan Maklumat PP Muhammadiyah, 1 Ramadan 1447 H dipastikan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Penetapan ini merujuk pada perhitungan astronomis yang presisi, menggunakan pedoman Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Metode ini mengandalkan perhitungan posisi geometris benda-benda langit, Matahari, Bumi, dan Bulan untuk memberikan kepastian tanggal ibadah lebih awal kepada umat Islam, sekaligus meminimalisir perbedaan yang sering terjadi akibat hambatan pengamatan visual di lapangan.

Sebagai langkah persiapan bagi warga persyarikatan dan umat Islam secara umum, Muhammadiyah juga telah merilis jadwal Imsakiyah Ramadan 2026

Berdasarkan jadwal tersebut, umat Islam yang mengikuti ketetapan Muhammadiyah diperkirakan akan menjalankan ibadah puasa selama 30 hari penuh.

Tidak hanya awal puasa, Muhammadiyah juga telah menentukan titik akhir bulan suci.

Hasil ijtimak menjelang Syawal menunjukkan bahwa 1 Syawal 1447 H atau Hari Raya Idul Fitri 2026 akan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved