Breaking News
Jumat, 17 April 2026

Ramadan 2026

Doa Awal Ramadan yang Diamalkan Rasulullah, Penuh Harap dan Keutamaan

Rasulullah SAW mencontohkan hal itu. Beliau tak hanya menanti bulan suci dengan suka cita, tetapi juga mempersiapkan diri lewat doa.

Editor: Amirullah
Chat GPT
ILUSTRASI BERDOA RAMADHAN - Doa Awal Ramadan yang Diamalkan Rasulullah, Penuh Harap dan Keutamaan 

SERAMBINEWS.COM – Setiap kali Ramadan mendekat, ada satu amalan sederhana yang kerap terlupa: berdoa sejak awal menyambut kedatangannya.

Rasulullah SAW mencontohkan hal itu. Beliau tak hanya menanti bulan suci dengan suka cita, tetapi juga mempersiapkan diri lewat doa.

Doa awal Ramadan bukan sekadar rangkaian kalimat. Di dalamnya ada harapan agar diberi umur panjang, kesehatan, dan kekuatan untuk menunaikan ibadah secara utuh.

Ada pula permohonan agar bulan suci itu benar-benar menjadi momentum kebaikan, bukan justru berlalu tanpa makna.

Salah satu doa yang diriwayatkan oleh para ulama, di antaranya oleh At-Thabarani dan Ad-Dailami, berbunyi:

اللَّهُمَّ سَلِّمْنِيْ لِرَمَضَانَ، وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِيْ، وَسَلِّمْهُ مِنِّيْ

Allāhumma sallimnī li Ramadhāna, wa sallim Ramadhāna lī, wa sallimhu minnī.

Artinya:
“Ya Allah, selamatkanlah aku demi (ibadah) Ramadan, selamatkanlah Ramadan untukku, dan selamatkanlah aku di bulan Ramadan.”

Baca juga: Kode Redeem Free Fire 18 Maret 2026: Klaim Item Gratis Sekarang Sebelum Kehabisan!

Maknanya dalam. Kita memohon agar diberi kesehatan jasmani dan rohani untuk berpuasa tanpa uzur, dijauhkan dari maksiat, dan agar Ramadan datang dalam keadaan aman serta penuh keberkahan. Intinya, kita ingin menjalani bulan itu dengan utuh—bukan setengah hati.

Selain itu, ketika hilal terlihat sebagai tanda masuknya bulan baru, Rasulullah juga mengajarkan doa khusus. Riwayat dari Imam Abu Dawud menyebutkan bacaan berikut:

هِلاَلُ رُشْدٍ وَخَيْرٍ (مرتين)، آمَنْتُ بِالَّذِيْ خَلَقَكَ (ثلاث مرات)، الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ ذَهَبَ بِشَهْرِ كَذَا وَجَاءَ بِشَهْرِ كَذَا

Hilālu rusydin wa khairin (2 kali), āmantu billadzī khalaqaka (3 kali), alhamdulillāhil ladzī dzahaba bi syahri kadzā wa jā’a bi syahri kadzā.

Artinya:
“Bulan petunjuk dan kebaikan (2 kali). Aku beriman kepada Tuhan yang menciptakanmu (3 kali). Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan bulan itu dan mendatangkan bulan ini.”

Baca juga: Bacaan Doa Kamilin Usai Tarawih Ramadan 2026: Lengkap Dalam Teks Arab, Latin dan Artinya

Doa ini menegaskan rasa syukur sekaligus keyakinan bahwa datangnya Ramadan adalah anugerah. Bukan sekadar pergantian waktu, melainkan kesempatan baru untuk memperbaiki diri.

Ada pula doa lain yang diriwayatkan Imam Ahmad, dibaca saat melihat bulan Ramadan:

اللَّهُ أَكْبَرُ، لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ۔ اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَيْرَ هَذَا الشَّهْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ قَدَرِهِ، وَشَرِّ مَحْشَرِهِ

Allāhu akbar, lā haula wa lā quwwata illā billāhil ‘aliyyil ‘azhīm. Allāhumma innī as’aluka khaira hādzas syahri, wa a‘ūdzu bika min syarril qadari wa min syarril mahsyari.

Artinya:
“Allah Maha Besar. Tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Ya Allah, aku memohon kebaikan bulan ini dan berlindung kepada-Mu dari keburukan takdir serta keburukan hari mahsyar.”

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved