Selasa, 9 Juni 2026

Ramadhan 2026

Ramadhan Tiba, Bolehkah Sahur Dulu Baru Mandi Wajib? Simak Ulasan Ini

Mandi wajib secara istilah adalah menyiramkan air ke seluruh tubuh dengan tata cara tertentu untuk menghilangkan hadas besar.

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/AI
PUASA - Awal puasa dijadwalkan pada Kamis (18/2/2026). Berikut disampaikan sejumlah informasi makan sahur dan hal-hal membatalkan puasa. 

Selain itu, Syaikh Wahbah Az-Zuhaili dalam kitab Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu menjelaskan bahwa seseorang yang masih junub saat Subuh, kemudian mandi setelah fajar, puasanya tetap sah.

Hukum Sahur dalam Keadaan Junub

Informasi dari sejumlah sumber menyebutkan bahwa makan sahur sebelum mandi junub tidak memengaruhi keabsahan puasa. 

Namun, mandi sebelum fajar dianjurkan agar seseorang memulai puasa dalam kondisi suci.

Beberapa ketentuan yang dijelaskan ulama antara lain:

Mandi junub sebelum Subuh hukumnya sunnah
Sahur sebelum mandi junub tetap diperbolehkan
Disunahkan berwudhu sebelum makan atau minum saat masih junub
Jika tidak memungkinkan berwudhu, cukup membasuh kemaluan terlebih dahulu
Syekh Zainuddin Al-Malibari dalam kitab Fathul Mu’in menjelaskan bahwa makan dan minum dalam kondisi junub tanpa berwudhu hukumnya makruh. 

Namun, pendapat ini dilengkapi oleh Sayyid Abu Bakar Syatha dalam kitab I’anatut Thalibin yang menyebutkan kemakruhan dapat hilang jika seseorang telah membasuh kemaluannya.

Hal yang Membatalkan Puasa

Baznas juga menegaskan bahwa hadas besar bukan termasuk hal yang membatalkan puasa. 

Contohnya seseorang yang mimpi basah di siang hari Ramadan, puasanya tetap sah dan mandi wajib dilakukan saat hendak salat.

Puasa baru batal jika seseorang dengan sengaja melakukan hal yang menyebabkan hadas besar di siang hari, seperti berhubungan suami istri.

Anjuran dalam Melaksanakan Mandi Wajib
Meskipun sahur sebelum mandi wajib diperbolehkan, umat Muslim tetap dianjurkan untuk:

Mandi wajib sebelum waktu Subuh jika memungkinkan
Berwudhu sebelum makan sahur saat masih junub
Membasuh kemaluan jika tidak dapat berwudhu
Baznas dan tarakankota.go.id menjelaskan bahwa memahami aturan ini dapat membantu umat Muslim menjalankan puasa dengan benar sesuai syariat Islam. 

Dengan pengetahuan yang tepat, ibadah puasa diharapkan dapat dilakukan secara sah dan lebih khusyuk selama bulan Ramadan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved