Kamis, 16 April 2026

Ramadhan 2026

Ramadhan Tiba, Bolehkah Sahur Dulu Baru Mandi Wajib? Simak Ulasan Ini

Mandi wajib secara istilah adalah menyiramkan air ke seluruh tubuh dengan tata cara tertentu untuk menghilangkan hadas besar.

Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/AI
PUASA - Awal puasa dijadwalkan pada Kamis (18/2/2026). Berikut disampaikan sejumlah informasi makan sahur dan hal-hal membatalkan puasa. 

 

Ringkasan Berita:
  • Baznas menjelaskan bahwa mandi wajib tidak menjadi syarat sah puasa. Artinya, seseorang tetap boleh menjalankan puasa meskipun mandi wajib dilakukan setelah sahur atau setelah masuk waktu Subuh.
  • Mandi wajib secara istilah adalah menyiramkan air ke seluruh tubuh dengan tata cara tertentu untuk menghilangkan hadas besar. 

 


SERAMBINEWS.COM - Menunaikan ibadah puasa di dalam bulan suci Ramadhan merupakan kewajiban bagi ummat islam.

Bahkan bagi mereka memiliki anak masih kecil dianjurkan melatih sang anak berpuasa.

Ramadhan merupakan bulan mulia yang selalu dirindukan ummat islam untuk menambah kebaikan dan pahala puasa.

Dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan, terdapat sejumlah aturan syariat yang harus dipahami umat Muslim, termasuk terkait mandi wajib atau mandi junub. 

Informasi dari sejumlah sumber menyebutkan bahwa makan sahur sebelum mandi junub tidak memengaruhi keabsahan puasa. 

Namun, mandi sebelum fajar dianjurkan agar seseorang memulai puasa dalam kondisi suci.

Banyak masyarakat bertanya apakah diperbolehkan sahur terlebih dahulu sebelum mandi wajib. 

Mandi wajib secara istilah adalah menyiramkan air ke seluruh tubuh dengan tata cara tertentu untuk menghilangkan hadas besar. 

Penyebab seseorang harus mandi wajib antara lain setelah berhubungan suami istri, selesai haid, nifas, maupun mimpi basah.

Bolehkah Sahur Sebelum Mandi Wajib?

Baznas menjelaskan bahwa mandi wajib tidak menjadi syarat sah puasa. Artinya, seseorang tetap boleh menjalankan puasa meskipun mandi wajib dilakukan setelah sahur atau setelah masuk waktu Subuh.

Penjelasan ini didasarkan pada hadis riwayat Aisyah RA dan Ummu Salamah RA yang menyebutkan:

“Nabi Muhammad Saw pernah memasuki waktu subuh dalam keadaan junub karena berjima. Setelah masuk waktu subuh tiba, beliau mandi dan berpuasa.” (HR Bukhari dan Muslim).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved