Ramadhan 2026
Apakah Dosa Kita Sudah Diampuni di Bulan Ramadhan? Ini Tanda yang Dijelaskan Buya Yahya
“Pengampunan dosa kita tidak tahu. Kita tidak tahu apakah dosa kita sudah diampuni atau belum,” ujar Buya Yahya dalam kajian tersebut.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM – Banyak umat Islam berharap dosa-dosanya diampuni setelah menjalani ibadah di bulan Ramadhan. Namun, apakah ada tanda bahwa dosa tersebut benar-benar telah diampuni oleh Allah SWT?
Pertanyaan ini dijawab oleh ulama pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah Al Bahjah, Buya Yahya, dalam sebuah kajian yang tayang di kanal YouTube Al Bahjah TV pada Kamis (12/3/2025).
Dalam penjelasannya, Buya Yahya menyebutkan bahwa manusia sebenarnya tidak dapat mengetahui secara pasti apakah dosa-dosanya telah diampuni atau belum.
“Pengampunan dosa kita tidak tahu. Kita tidak tahu apakah dosa kita sudah diampuni atau belum,” ujar Buya Yahya dalam kajian tersebut.
Meski demikian, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk selalu memohon ampun kepada Allah dengan penuh keyakinan dan prasangka baik.
Menurut Buya Yahya, salah satu tanda seseorang diampuni dosanya adalah munculnya husnuzan atau prasangka baik kepada Allah setelah ia berusaha menjalankan amal saleh.
Baca juga: Hati Masih Kotor, Apakah Amal Tetap Diterima? Ini Penjelasan Buya Yahya
“Kalau kita memohon kepada Allah penuh keyakinan dan husnuzan bahwa Allah mengampuni, maka itulah tanda harapan pengampunan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa husnuzan tidak bisa muncul tanpa dasar amal kebaikan yang telah dilakukan seseorang.
“Husnuzan tanpa dasar tidak ada. Beramal baik tidak, lalu bagaimana bisa husnuzan?” kata Buya Yahya.
Selain itu, para ulama juga menjelaskan bahwa tanda amal seseorang diterima oleh Allah dapat terlihat dari perubahan sikap setelah menjalani ibadah besar seperti Ramadan, haji, maupun umrah.
Buya Yahya menjelaskan, perubahan tersebut bisa terlihat ketika seseorang keluar dari bulan Ramadhan dan memasuki bulan Syawal.
Jika perilakunya menjadi lebih baik dibandingkan sebelum Ramadhan, maka itu bisa menjadi tanda bahwa ibadahnya diterima.
Baca juga: Buya Yahya Ungkap Cara Meraih Malam Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadhan
“Jika di bulan Syawal nanti lebih bagus daripada sebelum Ramadhan, walaupun tidak akan sekuat Ramadhan, tetapi aroma Ramadhan masih ada,” ujarnya.
Ia mencontohkan perubahan kecil yang menunjukkan perbaikan diri, misalnya berkurangnya kebiasaan buruk seperti menggunjing orang lain.
“Mungkin dulu gunjing sehari sampai empat kali, sekarang jadi sekali. Artinya sudah ada perubahan,” katanya.
Buya Yahya
ramadhan 2026
Ramadhan
dosa
Tanda Dosa Diampuni
Bulan Suci
Serambinews.com
Serambi Indonesia
| Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-29 Ramadhan: Mendapat Pahala Seribu Ibadah Haji |
|
|---|
| ISTAGAL Salurkan Santunan untuk Korban Banjir, Anak Yatim, Piatu, dan Dhuafa di Gayo Lues |
|
|---|
| Bacaan Niat Zakat Fitrah Lengkap, Pastikan Dibayar Sebelum Salat Idul Fitri |
|
|---|
| Buka Bersama di Oslo, Ketua TASTAFI dan Dubes RI Bahas Situasi Terkini dan Kepedulian untuk Aceh |
|
|---|
| Sering Begadang saat Puasa? Ikuti Cara Atur Tidur 7 Jam ala Dr Boyke |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pendakwah-Buya-Yahya-2026.jpg)