Mihrab
Khutbah Jumat - Tgk Umar Rafsanjani: Berbagai Persoalan Bangsa Harus Menjadi Introspeksi Bersama
masyarakat diminta tidak melupakan saudara-saudara di Aceh yang hingga kini masih menghadapi dampak musibah banjir besar di sejumlah wilayah.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Nurul Hayati
Khutbah Jumat - Tgk Umar Rafsanjani: Berbagai Persoalan Bangsa Harus Menjadi Introspeksi Bersama
SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR - Berbagai persoalan umat dan bangsa seperti kezaliman, korupsi, kemiskinan yang terabaikan, serta kerusakan lingkungan harus menjadi bahan introspeksi bersama.
Kondisi tersebut bisa menjadi sebab datangnya teguran dari Allah dalam bentuk musibah.
Ketua Komisi C Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Banda Aceh, Tgk. H. Umar Rafsanjani, Lc, MA, akan menyampaikan hal itu dalam khutbah Jumat di Masjid Al-Mukhlisin Menara Baro, Gampong Miruk, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, 20 Maret 2026 bertepatan 30 Ramadhan 1447 Hijriah.
Ia mengingatkan agar masyarakat tidak melupakan saudara-saudara di Aceh yang hingga kini masih menghadapi dampak musibah banjir besar di sejumlah wilayah.
Berdasarkan laporan yang beredar, puluhan ribu warga masih mengungsi, sementara banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat bencana tersebut.
Bahkan, pada musibah banjir besar sebelumnya, ratusan korban jiwa dilaporkan meninggal dunia, ribuan rumah mengalami kerusakan, dan sejumlah daerah sempat terisolasi sehingga masyarakat mengalami kekurangan kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan obat-obatan.
“Kita harus sadar, ada saudara-saudara kita yang berlebaran di tenda pengungsian, tidak memiliki rumah untuk kembali, anak-anak yang sakit, bahkan ada keluarga yang kehilangan orang tercinta,"
"Maka tidak pantas bagi kita merayakan Idul Fitri tanpa memikirkan kondisi mereka,” tegas Pengasuh Pondok Pesantren Yatim & Dhu'afa Yayasan Dayah Mini Aceh ini.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan suasana pasca Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, keluarga, dan negeri.
Ia juga mendorong peningkatan sedekah, kepedulian terhadap korban bencana, menjaga persatuan, dan menegakkan kejujuran dalam setiap aspek kehidupan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa setiap musibah merupakan peringatan dari Allah Swt agar manusia kembali kepada-Nya.
Sebagai daerah yang dikenal dengan julukan Serambi Mekkah dan menerapkan syariat Islam, Aceh seharusnya lebih cepat melakukan muhasabah ketika menghadapi cobaan.
“Syariat Islam tidak hanya sebatas simbol dan aturan lahiriah, tetapi harus melahirkan keadilan, kejujuran, kepedulian, dan amanah dalam kehidupan masyarakat,” katanya.
Pada bagian lain khutbahnya, Tgk Umar Rafsanjani mengajak masyarakat menjadikan momentum pasca Ramadhan sebagai titik awal memperbaiki diri, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sosial di tengah masyarakat.
| Jumat Terakhir di Dzulqaidah, Ini Daftar Khatib dan Imam Shalat Jumat di Aceh Besar 15 Mei 2026 |
|
|---|
| Tak Shalat Jumat? Mau Dicambuk atau Penjara? Daftar Khatib dan Imam Jumat di Aceh Barat 15 Mei 2026 |
|
|---|
| Tak Shalat Jumat Bisa Dicambuk, Ini Daftar Khatib dan Imam Jumat di Banda Aceh 15 Mei 2026 |
|
|---|
| Khutbah Jumat - Abuya Habibie: Rahasia Selamat Dunia Akhirat Ada pada Mengikuti Sunnah Nabi |
|
|---|
| Berhaji Harus Ditanamkan Sejak Dini, Tgk Zulkhairi: Ini Panggilan Suci untuk Sempurnakan Ibadah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Tgk-Umar-Rafsanjani_MPU-Kota-Banda-Aceh_2024.jpg)