Kajian Islam
Jangan Paksa Anak! Buya Yahya Ungkap Cara Mengarahkan Sesuai Potensinya
“Bangun komunikasi yang baik. Jangan hanya menyampaikan keinginan, tapi pahami juga apa yang diinginkan anak,” jelasnya.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM - Pendakwah Buya Yahya memberikan panduan kepada para orang tua dalam mengarahkan masa depan anak, terutama saat anak terlihat menolak arahan namun belum memiliki tujuan yang jelas.
Hal tersebut disampaikan dalam sebuah video kajian yang diunggah di kanal YouTube Al Bahjah TV, Kamis (2/4/2026).
Menurutnya, sikap anak yang cenderung menolak arahan orang tua tidak selalu berarti membangkang, namun bisa menjadi tanda belum terbangunnya komunikasi yang baik dalam keluarga.
“Jangan sampai anak terbiasa berbeda hanya karena ingin berbeda. Itu bisa menjadi sifat yang berbahaya,” ujar Buya Yahya.
Ia mengingatkan, kebiasaan membantah orang tua dapat berdampak buruk jika dibiarkan, bahkan berpotensi menghilangkan keberkahan dalam kehidupan anak.
Meski demikian, orang tua juga diminta untuk tidak bersikap otoriter dalam menentukan masa depan anak.
Baca juga: Persahabatan karena Allah, Akankah Dipertemukan Kembali di Akhirat? Ini Penjelasan Buya Yahya
Memaksakan kehendak justru dapat membuat anak semakin tertutup dan enggan menyampaikan keinginannya.
“Bangun komunikasi yang baik. Jangan hanya menyampaikan keinginan, tapi pahami juga apa yang diinginkan anak,” jelasnya.
Buya Yahya menekankan pentingnya membuka ruang diskusi yang sehat dalam keluarga.
Orang tua disarankan memberi kesempatan kepada anak untuk menyampaikan pilihan beserta alasan yang dimilikinya, terutama ketika sudah memasuki usia remaja.
Selain itu, orang tua juga dianjurkan untuk mengarahkan anak secara bertahap sejak dini jika memiliki harapan tertentu, bukan secara tiba-tiba saat anak sudah harus menentukan pilihan besar dalam hidup.
“Kalau ingin anak jadi dokter misalnya, arahkan sejak kecil. Kenalkan dengan dunia itu, bukan mendadak saat sudah SMA,” katanya.
Baca juga: Hukum Menikah dengan Sepupu dalam Islam, Bolehkah? Ini Penjelasan Buya Yahya
Namun, jika anak memiliki minat yang berbeda selama masih dalam hal yang baik, orang tua diminta untuk tidak memaksakan kehendak. Menurutnya, kesuksesan tidak selalu harus sesuai dengan keinginan orang tua.
Di sisi lain, anak juga diingatkan untuk tetap menjaga adab kepada orang tua.
Perbedaan pendapat sebaiknya disampaikan dengan cara yang santun, bukan dengan sikap membantah.
| Persahabatan karena Allah, Akankah Dipertemukan Kembali di Akhirat? Ini Penjelasan Buya Yahya |
|
|---|
| Uang DP Hangus Saat Transaksi Batal? Buya Yahya: Haram, Itu Bukan Hak Penjual! |
|
|---|
| Hukum Menikah dengan Sepupu dalam Islam, Bolehkah? Ini Penjelasan Buya Yahya |
|
|---|
| Hari Jumat Perdana Syawal 2026, Jangan Lewatkan! Ini Keutamaan Baca Al-Kahfi Lengkap Ayat 1-10 |
|
|---|
| Orang Tua atau Tokoh Agama Dulu? Buya Yahya Luruskan Urutan Potong Rambut Bayi saat Aqiqah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pendakwah-Buya-Yahya-memberi-penjelasan-hukum-menikah-dengan-sepupu.jpg)