Kajian Islam
Hari Tasyrik 2026 Ramai Dicari di Google, Buya Yahya Jelaskan Kenapa Umat Islam Dilarang Puasa
Dalam salah satu ceramahnya, Buya Yahya menjelaskan bahwa terdapat lima hari yang diharamkan untuk berpuasa dalam Islam.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM - Penjelasan mengenai Hari Tasyrik ramai dicari masyarakat di Google usai Idul Adha 2026.
Banyak warganet penasaran tentang hukum puasa pada hari Tasyrik dan alasan Islam melarang puasa di hari tersebut.
Dalam salah satu ceramahnya, Buya Yahya menjelaskan bahwa terdapat lima hari yang diharamkan untuk berpuasa dalam Islam.
Kelima hari tersebut yakni Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, dan tiga hari Tasyrik.
Buya Yahya mengatakan, larangan itu menjadi bukti bahwa ibadah dalam Islam harus dijalankan sesuai petunjuk Allah SWT dan Rasulullah SAW, bukan berdasarkan keinginan pribadi.
“Ada maknanya, ibadah itu harus patuh. Tidak bisa semaunya sendiri,” ujar Buya Yahya dalam ceramahnya dikutip Kamis (28/5/2026) dari kanal YouTube Buya Yahya.
Baca juga: Kenapa Kita Tidak Boleh Berpuasa saat Hari Tasyrik Setelah Idul Adha? Ternyata Ini Alasannya
Ia menjelaskan, Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha merupakan hari makan, hari bergembira, dan hari menikmati rezeki dari Allah SWT sehingga umat Islam tidak diperbolehkan berpuasa.
“Kalau hari senang, ya senang. Islam itu agama yang indah,” jelasnya.
Apa Itu Hari Tasyrik?
Hari Tasyrik adalah tiga hari setelah Hari Raya Idul Adha, yakni tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijah.
Pada hari-hari tersebut, umat Islam juga diharamkan berpuasa.
Buya Yahya menerangkan, hari Tasyrik menjadi waktu bagi umat Muslim menikmati hidangan kurban, makan bersama keluarga, dan memperbanyak rasa syukur kepada Allah SWT.
Menurutnya, Islam tidak mengajarkan ibadah yang berlebihan hingga menyiksa diri sendiri.
Baca juga: Catat, Jadwal Hari Tasyrik 2025: Larangan, Amalan Sunnah, dan Maknanya
Ia mencontohkan adanya sebagian orang yang ingin terus berpuasa tanpa berbuka atau beribadah sepanjang malam tanpa istirahat karena merasa semakin berat ibadah maka semakin baik.
Padahal, Rasulullah SAW justru mengingatkan agar umatnya beribadah sesuai tuntunan syariat.
| Apa Keutamaan di Balik Puasa Arafah? Buya Yahya Ungkap Pahala Besar bagi yang Belum Bisa Wukuf |
|
|---|
| Wajibkah Menikahi Wanita yang Pernah Dizinahi? Ini Jawaban Buya Yahya soal Anak hingga Menutup Aib |
|
|---|
| 7 Amalan untuk Memaksimalkan Hari Jumat, Diampuni Dosa hingga Membawa Keberkahan |
|
|---|
| Bolehkah Arisan dan Patungan Qurban untuk Idul Adha? Buya Yahya Jelaskan Hukumnya, Ini Catatannya |
|
|---|
| Buya Yahya Ungkap Keutamaan 10 Awal Zulhijah, Ajak Umat Perbanyak Puasa, Sedekah dan Zikir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Buya-Yahya-782025.jpg)