Senin, 8 Juni 2026

Amalan Berdoa

Begini Tata Cara Sholat Awwabin, Waktu Tepat Dilaksanakannya

Sholat Awwabin adalah istilah yang merujuk pada sholat sunnah di antara waktu Maghrib dan Isya, serta sholat Dhuha.

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
META AI
Ilustrasi umat Islam berdoa saat mengerjakan sholat, gambar ini diolah melalui Meta AI pada Selasa (11/2/2025). 

3. Allah akan memudahkan jalannya untuk mendapatkan rejeki
Sholat sunnah juga merupakan bentuk ketakwaan. 

Dalam Al-Qur’an dan hadis disebutkan bahwa takwa menjadi sebab turunnya rezeki dan jalan keluar dari kesulitan.

Dalam Al-Qur’an juga disebutkan bahwa Allah akan memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka bagi hamba-Nya yang bertakwa.

"Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberikan jalan keluar baginya. Dan Dia akan memberinya rezeki dari arah yang tidak ia sangka-sangka." (QS. Ath-Thalaq: 2–3).

Dalam hadis juga disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Sholat adalah cahaya." (HR. Muslim no. 223).

Hadis tentang Sholat Dhuha

Dalam skripsi berjudul Pelaksanaan Shalat Dhuha dan Dampaknya pada Siswa Kelas V SD Negeri Siyono I Playen Gunung Kidul oleh Fajar Hidayat, mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta tahun 2014, disebutkan hadis-hadis tentang sholat Dhuha.

Disebutkan dalam sebuah hadis dari Abu Hurairah ra, bahwa Rasulullah berwasiat agar melaksanakan amalan sunnah termasuk sholat Dhuha.

Dari Abu Hurairoh ra., ia berkata: "Kekasihku (Muhammad saw) mewasiatkan kepadaku dengan puasa tiga hari setiap bulan serta dua rakaat Dhuha, dan aku mengerjakan shalat witir sebelum aku tidur.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Melaksanakan sholat Dhuha dianggap sebagai bentuk sedekah kepada diri sendiri.

Dari Abu Dzar meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda: "Pada tiap-tiap anggota badan masing-masing kamu ada sumber sedekah(derma), maka ucapan Subhanallah, Alhamdulillah, Lailaha illallah, dan Allahu Akbar masing-masing itu adalah sedekah, begitu juga mengajak kebajikan dan mencegah kemungkaran itupun sedekah, dan shalat dhuha dua rakaat mengimbangi semua itu." (HR. Muslim, 1992: 322)

Dalam hadis lain disebutkan bahwa umat Islam dapat melakukan sholat Dhuha pada waktu setelah matahari terbit hingga tengah hari.

Dari Zaid bin Arqam ra berkata: “Nabi SAW keluar ke penduduk Quba dari mereka sedang shalat Dhuha beliau bersabda shalat awwabin (Dhuha) berakhir hingga panas menyengat (tengah hari)." (HR. Ahmad Muslim dan Tirmidzi)

Mengenai jumlah rakaat sholat Dhuha tidak dibatasi namun minimal dua rakaat, karena Rasulullah pun pernah melakukan sholat Dhuha empat rakaat.

Dari Aisyah ra., ia berkata: “Biasanya Rasulullah saw melekukan shalat Dhuha empat rakaat dan beliau menambah sekehendak Allah." (HR. Muslim)

Ada pun pahala bagi orang yang melakukan sholat Dhuha yaitu seperti dibangunkan rumah di surga dan Allah akan mencukupkan kebutuhan hamba-Nya tersebut pada sore hari.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved