TOPIK
Banjir di Aceh Jaya
-
Air Sungai Krueng Teunom meluap usai Kabupaten Aceh Jaya diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir.
-
Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya menyebutkan jika banjir yang melanda kabupaten itu sudah mulai surut
-
Data diperoleh, ketinggian air yang menggenangi desa tersebut mencapai 1,5 meter.
-
Salah satu warga yang dihubungi menyebutkan jika air mulai memasuki pemukiman saat hujan masih mengguyur wilayah itu.
-
jika ada sebanyak 60 unit rumah masyarakat yang tergenang banjir di Gampong tersebut.
-
Berdasarkan laporan yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya, banjir tersebut terjadi setelah meluapnya sejumlah...
-
Menurutnya, ada sebanyak tiga desa di tiga kecamatan terimbas banjir. Fajri sendiri juga menyampaikan, jika hingga saat ini debit air yang menggenangi
-
"Benar, ada sejumlah desa yang tergenang karena meluap sejumlah sungai," ujarnya.
-
"Untuk kendaraan masih bisa melintas, dengan tetap waspada, dan juga dibantu oleh masyarakat serta petugas yang berjaga-jaga di kawasan itu,"
-
Saat ini, lalu lintas di kawasan longsor itu sendiri masih terhambat akibat material yang menutupi setengah badan jalan.
-
Kalak BPBK Aceh Jaya Fajri dalam laporan yang diterima Serambinews.com, Selasa (2/8/2022) menyebutkan sebagiaan desa yang terdampak banjir tersebut mu
-
"Ketinggian air bervariasi dan saat ini sedang dalam pemantauan dari tim di lapangan," tandasnya.
-
Mereka baru sadar terkepung banjir pada saat bangun pagi sehingga tidak bisa meninggalkan lokasi.
-
air yang menggenangi tinggi dan tidak bisa dilewati roda dua atau roda empat, kecuali mobil besar atau truk
-
"Ada satu desa yang masyarakat terpaksa mengungsi ke mushola desa lantaran rumah mereka tergenang banjir," ungkapnya.
-
Kalak Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya Fajri mengatakan, jika banjir tersebut terjadi dikarenakan luapan sungai akibat hujan d
-
Di tiga desa yang terdampak banjir di Aceh Jaya, terdapat 27 keluarga yang terpaksa mengungsi.
-
Dikonfirmasi terpisah, Camat Darul Hikmah, Nuri Asiri, membenarkan informasi itu.
-
Air mulai merendam permukiman sejak Sabtu malam pukul 22.20 WIB, dengan ketinggian air antara 20-100 Cm.