Video
VIDEO - Kondisi Pengungsi Banjir Bandang Pidie Jaya Terima Bantuan di Posko Darurat
Sepuluh hari pasca banjir besar menerjang, sejumlah ruas jalan di beberapa titik masih tertutup aliran air dan lumpur.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Anshar | Pidie Jaya
SERAMBINEWS.COM PIDIE JAYA - Warga pengungsi banjir bandang di Pidie Jaya terpaksa bertahan di posko darurat setelah permukiman mereka porak-poranda. Bantuan langsung dari pemerintah pun mulai mengalir ke lokasi bencana.
Sepuluh hari pasca banjir besar menerjang, sejumlah ruas jalan di beberapa titik masih tertutup aliran air dan lumpur. Rumah-rumah warga juga masih tertimbun material banjir, sehingga sebagian besar korban belum bisa pulang.
Di Desa Seunong Meureudu, sedikitnya 12 rumah, satu sekolah, dan satu poliklinik desa hilang tersapu derasnya arus banjir. Gelondongan kayu berukuran besar pun ikut terbawa hingga ke perkampungan.
Warga merasa terbantu dengan bantuan darurat yang diberikan langsung di sejumlah titik pengungsian. Bantuan dari Kemenko Polkam itu berupa beras, susu, kopi, dan kebutuhan pokok sehari-hari.
Keuchik Gampong Seunong Meureudu, Saiful, mengatakan warga kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Tim Deputi V Menko Polkam, Brigjen Pol Alpen, menegaskan bantuan ini menyasar pengungsi yang belum tersentuh bantuan sama sekali. Tujuannya agar seluruh korban bencana mendapat perhatian dan dukungan pemerintah.
Warga mengaku sangat terbantu dengan bantuan tersebut. Namun, mereka berharap kehadiran negara terus berlanjut hingga proses pemulihan pascabencana selesai sepenuhnya. (*)
Narator: Dara
Video Editor: Muhammad Anshar
| VIDEO - Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah, Audit Internal Masih Berjalan |
|
|---|
| VIDEO - Hari Kedua Pencarian Pendaki Asal Aceh Utara yang Hilang di Gunung Seulawah Agam |
|
|---|
| VIDEO - 1.457 Calon Mahasiswa UNIKI Ikuti Seleksi Sistem CAT |
|
|---|
| VIDEO - Viral Modus Baru! Pesan Puluhan Bungkus Makanan, Pria Ini Diduga Malah Mencuri |
|
|---|
| VIDEO - Terungkap! Hal Ini Disebut Jadi Alasan Dadan Tak Lagi Pimpin BGN |
|
|---|