Video

VIDEO Bendera Putih Berkibar di Aceh, Pemerintah: Kami Minta Maaf

Tito Karnavian mewakili pemerintah menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kekurangan dalam penanganan bencana banjir di Aceh

Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mewakili pemerintah menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kekurangan dalam penanganan bencana banjir dan longsor di Aceh.

Tito mengatakan, kendala yang dihadapi untuk penanganan bencana sangat besar. Hal tersebut disampaikan Tito dalam merespons warga Aceh yang mengibarkan bendera putih sebagai tanda menyerah.

Meski begitu, Tito menegaskan, sebagai pemerintah Indonesia, mereka berkewajiban untuk terus bekerja dalam mengatasi berbagai kendala.

Dia juga memastikan pemerintah akan terus memperbaiki kinerja dan secepatnya memenuhi kebutuhan darurat di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Bendera putih berkibar di sejumlah ruas jalan di Aceh sebagai simbol kondisi darurat yang kian parah.

Di tengah dampak banjir Aceh yang kian parah dan berkepanjangan, warga mengaku kehabisan daya dan memilih menyerah karena keterbatasan bantuan.

Hampir tiga pekan sejak banjir melanda, bantuan dinilai belum mencukupi.

Bendera putih terlihat terbentang di Aceh Timur, bahkan memanjang di sepanjang jalur nasional Banda Aceh–Medan hingga Kabupaten Aceh Tamiang. (*)

Editor: Aldi Rani
VO: Siti Masyithah

Baca juga: Mendagri Tito Karnavian Satukan Pemda, Bantuan Bencana Sumatera Terkumpul Rp48 Miliar

Baca juga: Rakyat Malaysia Murka, Tito Karnavian Disindir Gegara Sebut Bantuan untuk Aceh Dianggap Kecil

Baca juga: Respon Mendagri Tito Karnavian Soal 3 Bupati di Aceh Menyerah Tangani Banjir: Memang Tidak Mungkin

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved