Jumat, 24 April 2026

Video

VIDEO - Perjuangan Misnawati, Bertahan Hidup Pascabanjir Bandang

Akibat kehilangan mata pencaharian, warga seperti Misnawati, mantan pendodos sawit, terpaksa mengajak anaknya mengais kayu bakar .

Penulis: m anshar | Editor: m anshar

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Anshar | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, ACEH TAMIANG - Kondisi korban banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang masih sangat memprihatinkan lebih dari satu bulan setelah kejadian. 

Warga tidak hanya menghadapi keterbatasan logistik dan kebutuhan pokok, tetapi juga kehilangan sumber penghidupan setelah areal kebun mereka rata diterjang banjir bandang akhir November 2025 lalu.

Saat serambinews melihat lokasi terdampak pada Rabu (31/12/2025) di Desa Batu Bedulang, Kecamatan Tamiang Hulu,  yang langsung berbatasan dengan Aceh Timur, kondisinya masih belum pulih.

Tumpukan kayu gelondongan yang terbawa banjir masih menggunung menimpa rumah hingga perkebunan. 

Akibat kehilangan mata pencaharian, warga seperti Misnawati, mantan pendodos sawit, terpaksa mengajak anaknya mengais kayu bakar dari tumpukan kayu yang terdampar. Kayu itu dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan memasak di rumahnya.

Selain kesulitan ekonomi, warga juga terus berjuang memenuhi kebutuhan dasar. Mereka masih kesulitan mendapatkan air bersih, fasilitas MCK yang layak, pasokan logistik, serta hunian yang memadai pascabencana. (*)

Narator: Rachel

Video Editor: Muhammad Anshar 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved