Breaking News
Jumat, 24 April 2026

Video

VIDEO - Mentan Salah Panggil Dedi Mulyadi Jadi Ridwan Kamil

Kepala Badan Pangan Nasional tersebut juga mengungkapkan bahwa dirinya memiliki komunikasi yang cukup intens dengan Dedi Mulyadi.

SERAMBINEWS.COM – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sempat mencairkan suasana acara panen raya dengan kelakar setelah salah menyebut nama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Peristiwa itu terjadi saat Amran menyampaikan laporan capaian swasembada beras 2025 di Kecamatan Cilebar, Karawang Timur, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). Acara tersebut dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto, sejumlah pejabat negara, serta para kepala daerah.

Saat membuka laporannya dan menyapa para gubernur yang hadir, Amran sempat memanggil nama Ridwan Kamil, yang merupakan mantan Gubernur Jawa Barat.

“Para gubernur, ada Pak Ridwan Kamil,” ucap Amran.

Baca juga: VIDEO - Viral! WNA Diduga Tak Bayar Sisa Proyek AC Rp84 Juta, Pekerja Klaim Alami Kekerasan

Kesalahan tersebut langsung disadari Amran. Suasana acara pun mendadak riuh oleh tawa para hadirin. Amran dan Dedi Mulyadi tampak sama-sama tersipu.

“Astaghfirullah… Kang Dedi Mulyadi,” ujar Amran sambil meralat ucapannya.

Tak berhenti di situ, Amran menimpali kekeliruan tersebut dengan candaan. Ia menyebut harus memotong kambing sebagai bentuk “tebusan” karena salah menyebut nama.

“Ini harus potong kambing ya kalau salah nama? Maaf Pak Gubernur,” kata Amran, disambut tawa peserta acara.

Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Pangan Nasional tersebut juga mengungkapkan bahwa dirinya memiliki komunikasi yang cukup intens dengan Dedi Mulyadi. Keduanya kerap berkomunikasi melalui sambungan telepon.

Amran lalu menceritakan salah satu percakapan mereka, di mana Dedi Mulyadi sempat meminta tambahan bantuan untuk Jawa Barat sebesar 10 persen dengan membawa nama Partai Gerindra. Meski demikian, Amran mengaku permintaan tersebut tidak dikabulkan.

Baca juga: Gubernur Jabar KDM Kunjungi Korban Banjir Aceh Tamiang, Terharu Bisa Kembali Bertemu dengan Sepupu

Ia menegaskan keputusan itu mengacu pada pesan Presiden Prabowo Subianto di Hambalang agar seluruh kebijakan dijalankan secara adil dan tidak berpihak pada kepentingan tertentu.

“Siapa saja sama, harus lurus saja,” ujar Amran menegaskan prinsipnya.

Menutup pernyataannya, Amran kembali menyapa Dedi Mulyadi dengan nada bercanda. Ia menyebut akan ada tambahan bantuan karena pelayanan yang dinilainya baik selama acara berlangsung.

“Maaf Pak Gubernur, nanti bantuannya ada tambahannya karena pelayanannya baik hari ini,” tutup Amran dengan senyum.(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved