Video
VIDEO - BNPB targetkan pengungsi tinggal di Huntara pada Februari 2026
Bupati Sibral Malasyi mendorong percepatan pekerjaan agar huntara selesai sebelum Bulan Suci Ramadhan 2026.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: m anshar
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nazar | Pidie Jaya
SERAMBINEWS.COM, PIDIE JAYA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menargetkan pengungsi yang masih tinggal di tenda dapat menempati hunian sementara (huntara) paling lambat 18 Februari 2026. Target tersebut ditegaskan oleh Kepala BNPB Suharyanto saat meninjau progres pembangunan huntara di kompleks perkantoran Bupati Pidie Jaya, Selasa (20/1/2026).
Dalam kunjungan kerja itu, Suharyanto didampingi oleh Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, Wakil Bupati Hasan Basri, Waka Polres Pidie Jaya Kompol Wahyudi, serta perwakilan Forkopimda setempat. Ia melihat langsung kondisi pembangunan huntara yang pengerjaannya masih berlangsung.
Progres pembangunan huntara saat ini sebagian telah rampung, sedangkan sisanya masih terus dipacu. Area halaman huntara yang masih becek dan berair rencananya akan ditabur kerikil. Pada tahap pertama, lebih dari 700 kepala keluarga di Pidie Jaya akan menempati huntara tersebut.
Kebijakan khusus juga disiapkan untuk pengantin baru yang akan mendapat satu kamar tersendiri. Bagi korban banjir yang memilih tidak tinggal di huntara, akan diberikan bantuan dana.
Sementara itu, Bupati Sibral Malasyi mendorong percepatan pekerjaan agar huntara selesai sebelum Bulan Suci Ramadhan 2026. Hal ini untuk memastikan kenyamanan warga beribadah bersama keluarga selama bulan puasa dan memudahkan pemerintah daerah dalam memantau korban banjir yang lokasinya tidak lagi terpencar.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya telah membagikan formulir pendaftaran kepada masyarakat yang ingin menempati huntara. Pengisian formulir dengan cepat diharapkan dapat memberikan data yang akurat mengenai jumlah calon penghuni. (*)
Narator: Syita
Video Editor: Muhammad Anshar