Video
VIDEO Pertemuan Langka, AS Kumpulkan Puluhan Kepala Militer Dunia
Undangan dibuat secara mendadak oleh militer AS. Pertemuan itu dijadwalkan berlangsung pada (11/2/2026) mendatang.
SERAMBINEWS.COM - Amerika Serikat (AS) mengundang puluhan kepala militer dunia ke Washington.
Undangan dibuat secara mendadak oleh militer AS. Pertemuan itu dijadwalkan berlangsung pada (11/2/2026) mendatang.
Lokasi pertemuan berada di Washington, ibu kota AS. Jenderal Dan Caine, ketua Kepala Staf Gabungan, mengundang kepala militer dari seluruh Belahan Bumi Barat.
Para undangan adalah pemimpin militer tingkat tinggi dari 34 negara.
Termasuk Denmark, Inggris, dan Prancis. Beberapa negara Eropa yang memiliki wilayah di hemisfer barat juga diundang.
Pertemuan itu dijadwalkan di tengah meningkatnya ketegangan di Venezuela dan Greenland.
Tujuan pertemuan ini adalah meningkatkan kerja sama militer. Pertemuan ini juga berfokus pada peningkatan koordinasi regional dalam memerangi perdagangan narkoba.
Begitu pula dengan organisasi kriminal transnasional. Amerika juga ingin memperkuat koordinasi intelijen militer.
Pertemuan disebut sebagai langkah bersejarah oleh militer AS. Presiden AS Donald Trump diketahui mendukung pertemuan tersebut.
Dalam agenda tersebut turut menyinggung strategi pertahanan hemisfer barat AS. Hadirnya puluhan militer menunjukkan pentingnya isu ini.
Pertemuan ini juga dilihat sebagai upaya meningkatkan dominasi militer AS di wilayahnya. (*)
Editor: Aldi Rani
VO: Dara Nazila
Baca juga: Iran vs Amerika di Ambang Perang, Indonesia Bisa Kena Efek Domino Global
Baca juga: Iran Siaga Tempur, Siap Perang Habis-habisan dengan Amerika Serikat
Baca juga: Intip Gaji Tentara Amerika Serikat, Bonus Hingga Sistem Pensiunan
| VIDEO - Eks Polwan Kembali Bikin Heboh, Warga BTN Tinggede Permai Resah |
|
|---|
| VIDEO - Tingkah Polos Bocah Saat Lihat Video Bahlil Lahadalia Bikin Netizen Ketawa |
|
|---|
| VIDEO Iran dan Oman Bersatu Bahas Selat Hormuz, Tak Gubris Ancaman AS |
|
|---|
| VIDEO Serangan Besar Akan Menuju Kota Kiev Ukraina, Rusia Minta Pejabat AS Pergi |
|
|---|
| VIDEO Drone Canggih AS Berhasil Dijatuhkan Iran Pakai Sistem Pertahanan Buatan Lokal |
|
|---|