Kamis, 23 April 2026

Video

VIDEO - Pengurus PGRI Bireuen Periode 2025-2030 Dilantik Bersama Pengurus Organisasi Terkait

PGRI harus menjadi lokomotif peningkatan kompetensi guru agar tidak gagap teknologi.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: m anshar

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bireuen masa bakti 2025-2030 resmi dilantik pada Kamis, 29 Januari 2026. Pelantikan dilaksanakan oleh Ketua PGRI Aceh, Al Munzir, yang diwakili oleh Bakhtiar, di aula lama Setdakab Bireuen.

Acara tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Kantor Kementerian Agama Bireuen, serta ratusan guru dan undangan. Zul Ulhaq dilantik sebagai Ketua PGRI Bireuen yang baru, menggantikan Marbawi.

Susunan pengurus inti lainnya meliputi Zulfadli, Fadhli, dan Fauzan sebagai Wakil Ketua. Iskandar menjabat Sekretaris dengan Azhar sebagai Wakil Sekretaris. Sementara bendahara dijabat Novera Kusumawati Putri dengan Ennawita sebagai Wakil Bendahara. Pengurus juga dilengkapi sejumlah bidang.

Kegiatan pelantikan tersebut juga dirangkai dengan pengukuhan beberapa organisasi terkait. TP PKK Bireuen yang juga Bunda PAUD, Sadriah, dikukuhkan sebagai Bunda Guru PGRI Bireuen. Rukayah Ayu dilantik sebagai Ketua Lembaga Badan Khusus Perempuan PGRI Bireuen. Selain itu, Fauzan juga dikukuhkan sebagai Koordinator Satgas Sigap PGRI Bireuen untuk tahun 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Bireuen yang diwakili Asisten I Setdakab, Mulyadi, menyatakan pelantikan ini merupakan wujud semangat keberlanjutan perjuangan guru di Bireuen. Ia menegaskan bahwa di era transformasi digital, PGRI harus menjadi lokomotif peningkatan kompetensi guru agar tidak gagap teknologi.

Pemerintah Kabupaten Bireuen menyatakan komitmennya untuk selalu berdiri bersama guru, mengingat investasi terbaik bagi daerah adalah pada kecerdasan generasi muda. Pemerintah mendorong semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan Bireuen sebagai daerah yang unggul dan kompetitif di sektor pendidikan. (*)

Narator: Syita 

Video Editor: Muhammad Anshar 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved