Breaking News
Senin, 13 April 2026

Video

VIDEO Hamas Hubungi Indonesia, Wanti wanti Tak Perangi Al Qassam

Kelompok Hamas mengklaim telah menghubungi langsung pemerintah Indonesia soal rencana penerjunan pasukan TNI di jalur Gaza.

Editor: Aldi Rani

SERAMBINEWS.COM - Kelompok Hamas mengklaim telah menghubungi langsung pemerintah Indonesia soal rencana penerjunan pasukan TNI di jalur Gaza.

Pasukan Hamas mewanti-wanti agar pasukan Indonesia tak jadi alat untuk melucuti senjata para pejuangnya.

Pimpinan Hamas Osama Hamdan dalam wawancaranya pada Aljazirah Arab menyebut, penolakan Palestina terhadap pihak luar yang datang ke Gaza.

Ia menegaskan, kekuatan militer manapun yang datang ke Gaza harus membatasi misinya hanya di perbatasan jalur Gaza.

Hamas juga meminta agar pasukan yang dikirim ke Gaza fokus untuk mencegah agresi Israel.

Kemudian menghentikan pelanggaran gencatan senjata, tanpa mencampuri urusan dalam negeri Gaza.

Penegasan Hamdan ini disampaikan seusai Indonesia mengumumkan akan mengirim ribuan tentara penjaga.

TNI akan dikerahkan untuk menjadi pasukan stabilisasi di jalur Gaza. Hamdan juga menegaskan bawha pemerintah Indonesia harus mengambil peran netral di perbatasan.

Hamdan juga menegaskan pihaknya sudah mendapatkan jaminan bahwa Indonesia ke Gaza bukan untuk melawan milisi Hamas.

Sebelumnya, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa pasukannya sudah siap berangkat ke Gaza.

Terkait penempatan pasukan di lapangan, TNI masih menunggu koordinasi teknis pelaksanaannya.

Juru Bicara Kemlu, Vahd Nabyl menegaskan keterlibatan Indonesia dalam misi ini lebih fokus pada aspek humanitarian. Bukan terlibat dalam pelucutan senjata. (*)

Editor: Aldi Rani
VO: Siti Masyithah

Baca juga: Pemimpin Hamas Tolak Kekuasaan Asing di Gaza

Baca juga: Hamas Tegaskan Senjata Pejuang tak akan Dipotong Selama Pendudukan Israel Berlanjut

Baca juga: Hamas Tolak Letakkan Senjata Selama Pendudukan Israel di Gaza Berlangsung

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved