Kamis, 9 April 2026

Video

VIDEO - MBG Berjalan Selama Ramadhan, Menu Sekolah Dibawa Pulang untuk Buka Puasa

Mekanisme pertama diterapkan bagi anak-anak sekolah di wilayah yang mayoritas warganya menjalankan ibadah puasa

SERAMBINEWS.COM - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan Ramadhan 1447 H. Namun, pola penyalurannya akan disesuaikan dengan kondisi penerima manfaat di berbagai daerah.

“Untuk Ramadhan, Makan Bergizi Gratis akan tetap berlanjut. Jadi, ada empat mekanisme yang akan kami kembangkan,” ujar Dadan saat ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026).

Mekanisme pertama diterapkan bagi anak-anak sekolah di wilayah yang mayoritas warganya menjalankan ibadah puasa. Dalam skema ini, menu MBG tetap dikirim ke sekolah, tetapi berupa makanan yang tahan lama dan dapat dibawa pulang untuk dikonsumsi saat berbuka puasa.

Baca juga: Warung dan MBG Wajib Taat Aturan Ramadhan

Sementara itu, mekanisme kedua berlaku untuk sekolah di daerah yang mayoritas tidak berpuasa. Di wilayah tersebut, pelayanan MBG tetap berjalan normal seperti hari biasa tanpa perubahan jadwal.

Mekanisme ketiga menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak balita. Kelompok ini tetap mendapatkan layanan MBG seperti biasa karena kebutuhan gizinya tidak bisa ditunda.

Adapun mekanisme keempat diterapkan di lingkungan pesantren. Dadan menjelaskan, karena penerima manfaat berada di dalam area pesantren dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) juga tersedia di lokasi yang sama, waktu pelayanan akan digeser ke momen berbuka puasa. Proses memasak dilakukan pada siang hari, lalu makanan dikonsumsi saat waktu berbuka tiba.

Sebagai contoh, Dadan menyebutkan salah satu pesantren di wilayah Bandung, Jawa Barat, yang akan segera meresmikan SPPG di dalam kompleks pesantren. Peresmian tersebut rencananya dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama.

Dengan empat skema ini, BGN memastikan program MBG tetap berjalan optimal selama Ramadhan, sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan dan kebiasaan masyarakat di berbagai daerah.(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved