Video
VIDEO - Mendagri Akui Pendataan Korban Banjir di Aceh Tamiang Lambat
Untuk rumah dengan kategori rusak berat, pemerintah menyediakan dua opsi. Korban dapat tinggal di hunian sementara yang telah disiapkan atau
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: m anshar
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengakui proses pendataan korban banjir di Aceh Tamiang berjalan lambat dan tidak valid. Pengakuan ini disampaikan menanggapi belum terealisasinya penyaluran bantuan perbaikan rumah yang dijanjikan pemerintah untuk masyarakat setempat.
Dalam kunjungannya ke Aceh Tamiang, Kamis (18/2/2026) petang, Tito mengungkapkan bahwa dalam pendataan ditemukan satu nama yang tercatat sebanyak sebelas kali. Hal ini terjadi karena petugas bekerja dalam kondisi panik saat menangani dampak bencana.
Tito menjelaskan bahwa kesulitan pendataan disebabkan oleh karakteristik kerusakan banjir yang bersifat sporadis. Berbeda dengan tsunami 2004 yang merusak kawasan dalam satu hamparan luas, banjir di Aceh Tamiang tersebar tidak merata. Beberapa daerah yang tampak tidak terdampak ternyata mengalami kerusakan parah saat dilakukan pengecekan lebih lanjut.
Untuk mengatasi kendala ini, Tito menyarankan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menerapkan strategi pendataan secara bergelombang. Data yang sudah terkumpul dapat langsung dikirim untuk diproses tanpa harus menunggu pendataan rampung seluruhnya. Target utama pemerintah adalah memastikan tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di tenda pengungsian.
Masyarakat diminta tidak panik dan khawatir tidak mendapatkan bantuan. Dengan sistem bergelombang, warga yang datanya belum tercatat dapat mengajukan kembali pada gelombang berikutnya hingga semua korban terdata.
Untuk rumah dengan kategori rusak berat, pemerintah menyediakan dua opsi. Korban dapat tinggal di hunian sementara yang telah disiapkan atau memilih menyewa rumah serta menumpang di rumah keluarga dengan kompensasi uang sebesar Rp1,8 juta untuk periode tiga bulan.
Guna menghindari pendataan ganda di masa mendatang, Tito merekomendasikan pelibatan Badan Pusat Statistik dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dalam proses pendataan korban bencana. (*)
Narator: Dara
Video Editor: Muhammad Anshar
banjir bandang
Mendagri
Tito Buka Puasa Pertama di Tamiang
Mendagri RI Muhammad Tito Karnavian
video
| VIDEO Satu Prajurit TNI UNIFIL Gugur Lagi, Kemlu Beri Kecaman Keras ke Israel |
|
|---|
| VIDEO Taktik Gerilya Hizbullah Timbulkan Kerugian Besar Bagi Tentara Israel |
|
|---|
| VIDEO Momen Pernikahan Massal di Gaza, 300 Pasangan Nikah |
|
|---|
| VIDEO Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Banda Aceh Distribusikan Koper CJH |
|
|---|
| VIDEO Perang Iran Disebut Ganggu Pasokan Senjata AS ke Ukraina |
|
|---|