Video
VIDEO - Netanyahu Gelar Rapat Darurat Antisipasi Agresi Iran dan Hizbullah ke Israel
Langkah tersebut memicu spekulasi bahwa Hizbullah bisa diperintahkan untuk menyerang Israel sebagai bagian dari respons
SERAMBINEWS.COM - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menggelar rapat darurat tingkat tinggi pada Minggu (22/2) malam waktu setempat guna membahas situasi keamanan yang kian genting.
Rapat mendadak tersebut difokuskan pada potensi ancaman dari Iran, menyusul meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington. Pemerintah Israel disebut bersiaga penuh mengantisipasi kemungkinan meluasnya konflik, terutama jika Amerika Serikat benar-benar melancarkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran.
Kekhawatiran Israel bukan tanpa alasan. Jika situs nuklir Teheran diserang, Iran diyakini dapat melakukan aksi balasan, termasuk menargetkan wilayah Israel. Situasi semakin kompleks setelah laporan menyebut Korps Garda Revolusi Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengambil alih kendali komando Hizbullah.
Baca juga: Netanyahu Tuntut Iran tak Boleh Perkaya Uranium, Hari Ini AS-Iran Kembali Berunding di Jenewa
Langkah tersebut memicu spekulasi bahwa Hizbullah bisa diperintahkan untuk menyerang Israel sebagai bagian dari respons atas kemungkinan agresi Amerika Serikat terhadap Iran.
Di sisi lain, Washington dikabarkan tengah mempertimbangkan opsi militer. Sejumlah pejabat senior Amerika Serikat menyebut serangan terhadap Teheran berpotensi dilakukan pada Senin atau Selasa pekan ini. Namun hingga kini, keputusan akhir masih menunggu instruksi resmi dari Presiden AS, Donald Trump.
Meski bayang-bayang konflik terbuka semakin nyata, jalur diplomasi belum sepenuhnya tertutup. Iran dan Amerika Serikat dijadwalkan kembali melanjutkan pembicaraan di Oman pada Kamis (26/2). Negosiasi tersebut akan membahas kelanjutan perjanjian nuklir yang selama ini menjadi sumber ketegangan kedua negara.
Dengan situasi yang bergerak cepat dan penuh ketidakpastian, kawasan Timur Tengah kini berada di titik krusial. Israel, Iran, dan Amerika Serikat sama-sama bersiap menghadapi berbagai kemungkinan, mulai dari diplomasi hingga konfrontasi terbuka.(*)
| VIDEO - Penertiban Besar di Rukoh, Ratusan Kios Liar Dibongkar Petugas |
|
|---|
| VIDEO - Keributan Tengah Malam di Makassar Viral, Seorang Pria Datangi Rumah Mantan Kekasih |
|
|---|
| VIDEO - Warga Samarinda Geger, Surat dan Barang Pribadi Ditemukan di Jembatan Mahakam |
|
|---|
| VIDEO - Detik-Detik Istri Sah Labrak Suami dan Wanita Lain di Dalam Kos |
|
|---|
| VIDEO Batalkan Penangguhan, Satpol PP-WH Banda Aceh Tahan Tersangka Pasangan Kasus Khalwat |
|
|---|