Jumat, 10 April 2026

Video

VIDEO - 140 Anak di Bireuen Diduga Keracunan Makan Bergizi Gratis MBG

Data dari sejumlah puskesmas menunjukkan anak-anak dirawat sejak Kamis hingga Jumat dini hari dengan gejala muntah-muntah dan diare.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: m anshar

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Yusmandin Idris | Bireuen 

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Sebanyak 140 anak dari berbagai desa di Kecamatan Simpang Mamplam dan Pandrah, Kabupaten Bireuen, diduga keracunan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (26/2/2026) malam. Ratusan anak tersebut dilarikan ke Puskesmas Simpang Mamplam, Puskesmas Pandrah, Puskesmas Jeunieb, Puskesmas Samalanga, RSUD dr Fauziah Bireuen, RS BMC Bireuen, RS Jeumpa Hospital, dan RSU Pidie Jaya.

Anak-anak mengonsumsi MBG yang dibagikan pada Kamis sore. Menu yang disantap berupa bakso dan susu. Setelah makan saat berbuka puasa, para korban yang merupakan siswa PAUD dan SD mengalami mual, pusing, dan muntah-muntah.

Orang tua mulai membawa anak mereka ke Puskesmas Simpang Mamplam sejak pukul 21.00 WIB. Hingga Jumat (27/2/2026) pukul 02.00 WIB dini hari, warga masih terus berdatangan membawa anaknya yang mengalami gejala serupa. Akibat membludaknya pasien, sebagian anak dirujuk ke Puskesmas Pandrah, Puskesmas Jeunieb, dan RSUD dr Fauziah Bireuen untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, Irwan, mengatakan jumlah anak yang diduga keracunan mencapai 140 orang. Sebagian besar dari mereka sudah diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik.

Data dari sejumlah puskesmas menunjukkan anak-anak dirawat sejak Kamis hingga Jumat dini hari dengan gejala muntah-muntah dan diare.

Bupati Bireuen, Mukhlis, bersama Ketua DPRK Juniadi dan Camat Simpang Mamplam, Mukhsin, meninjau langsung kondisi para pasien di Puskesmas Simpang Mamplam.

Adapun sebaran pasien yang mendapat perawatan sebagai berikut: Puskesmas Simpang Mamplam 56 pasien, Puskesmas Pandrah 24 pasien, Puskesmas Samalanga 24 pasien, Puskesmas Jeunieb 13 pasien, RSUD dr Fauziah Bireuen 11 pasien, RS BMC Bireuen 8 pasien, RS Jeumpa Hospital 4 pasien, dan RSU Pidie Jaya 1 pasien.

Seluruh pasien tertangani dengan baik dan sebagian besar sudah pulang. Hanya beberapa anak masih dalam perawatan karena mengalami diare.

Kepala UPTD Puskesmas Simpang Mamplam, Suryani, menyebutkan dari 56 pasien yang dirawat di puskesmasnya, sebanyak 14 anak sudah dipulangkan. Kondisi pasien lainnya berangsur membaik dan kemungkinan dapat pulang pada malam hari tergantung perkembangan kondisi masing-masing.

Sementara itu di UPTD Puskesmas Jeunieb merawat sebanyak 13 pasien yang diduga keracunan MBG, salah seorang di antaranya adalah guru MIN di Simpang Mamplam. Seluruh pasien yang dirujuk ke Puskesmas Jeunieb tertangani semua. (*)

Narator: Syita

Video Editor: Muhammad Anshar

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved