Rabu, 8 April 2026

Video

VIDEO - Isu Kelangkaan Akibat Konflik Global, Warga Langsa Serbu SPBU

Antrean panjang terlihat mengular hingga ke badan jalan di SPBU Jalan Majid Ibrahim (Lintas Medan–Banda Aceh), SPBU Harapan di Jalan A. Yani

Penulis: Zubir | Editor: m anshar

Laporan Wartawan Serambi Indonesia | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA –Kekhawatiran masyarakat akan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) pasca eskalasi konflik di Timur Tengah terjadi di Kota Langsa. Ratusan kendaraan roda dua dan empat terlihat mengantre di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sejak Kamis (5/3/2026) pagi.

Antrean panjang terlihat mengular hingga ke badan jalan di SPBU Jalan Majid Ibrahim (Lintas Medan–Banda Aceh), SPBU Harapan di Jalan A. Yani, serta SPBU yang berada di kawasan Alue Pineung dan Alue Dua. Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Langsa dan pihak SPBU diterjunkan ke lokasi untuk mengatur arus lalu lintas agar tetap tertib.

Fenomena ini dipicu oleh memanasnya situasi geopolitik setelah Iran dilaporkan memblokade jalur pelayaran di Selat Hormuz, yang merupakan salah satu jalur vital pengiriman minyak dunia. Informasi yang beredar di masyarakat memicu kekhawatiran akan terjadinya kelangkaan pasokan BBM.

Situasi ini mengingatkan pada kejadian serupa pascabencana banjir beberapa waktu lalu. Masyarakat rela mengantre puluhan menit hingga satu jam hanya untuk mendapatkan bahan bakar. Meski demikian, isu kelangkaan yang beredar tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.

Hingga berita ini diturunkan, pasokan BBM di seluruh SPBU di wilayah Kota Langsa dipastikan masih aman dan tersedia. Namun, tingkat konsumsi mengalami lonjakan signifikan akibat aksi borong yang dilakukan masyarakat. Lonjakan ini terjadi pada semua jenis bahan bakar, seperti biosolar, pertalite, dan pertamax.

Diprakirakan, antrean kendaraan di sejumlah SPBU masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan menyusul kekhawatiran masyarakat yang belum mereda. (*)

Narator: Syita

Video Editor: Muhammad Anshar 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved