Jumat, 15 Mei 2026

Video

VIDEO - Citra Satelit Ungkap Armada Tempur di Dekat Iran, Jadi Target Serangan Teheran

Citra satelit juga mengungkap sistem radar serta peluncur pertahanan rudal balistik Terminal High Altitude Area Defense

Tayang:

SERAMBINEWS.COM - Ketegangan di Timur Tengah semakin memanas setelah perusahaan intelijen geospasial China mempublikasikan citra satelit yang menampilkan detail kekuatan militer Amerika Serikat di sekitar Iran.

Perusahaan tersebut, Mizar Vision, merilis foto satelit yang memperlihatkan berbagai armada tempur milik United States Air Force yang ditempatkan di sejumlah pangkalan strategis di kawasan Timur Tengah.

Salah satu gambar menunjukkan jet tempur siluman Lockheed Martin F-22 Raptor yang ditempatkan di wilayah Israel. Selain itu, citra satelit yang dibagikan pada Kamis (5/3/2026) juga memperlihatkan berbagai jenis pesawat tempur dan dukungan militer Amerika yang siaga di kawasan tersebut.

Baca juga: VIDEO Israel Incar Gudang Rudal & Drone Bawah Tanah Iran demi Lemahkan Kemampuan

Data yang diungkap memperlihatkan penempatan militer AS di sejumlah negara, termasuk Qatar, Yordania, hingga Arab Saudi. Di Yordania, satelit mendeteksi sedikitnya 18 jet tempur siluman Lockheed Martin F-35 Lightning II serta enam pesawat perang elektronik Boeing EA-18G Growler di landasan pacu Muwaffaq Salti Air Base.

Citra lain juga menunjukkan kehadiran pesawat angkut militer Lockheed C-130 Hercules dan Boeing C-17 Globemaster III, pesawat tanker pengisian bahan bakar Boeing KC-135 Stratotanker, hingga pesawat peringatan dini Boeing E-3 Sentry yang tersebar di sejumlah pangkalan regional.

Tak hanya itu, Mizar Vision juga memantau pergerakan kapal induk raksasa milik Angkatan Laut AS, yakni USS Gerald R. Ford yang berlayar dari sekitar Pulau Kreta di Laut Mediterania menuju kawasan dekat Iran. Kapal induk lainnya, USS Abraham Lincoln, juga terpantau dalam pemantauan satelit tersebut.

Selain armada udara dan laut, citra satelit juga mengungkap keberadaan sistem radar serta peluncur pertahanan rudal balistik Terminal High Altitude Area Defense di wilayah Yordania.

Menariknya, sejumlah titik pangkalan yang diungkap oleh citra satelit China itu disebut bertepatan dengan lokasi yang menjadi sasaran serangan balasan Iran pada 28 Maret 2026. Fakta ini memicu spekulasi bahwa data intelijen terbuka tersebut dapat memperlihatkan peta kekuatan militer AS di kawasan yang kini menjadi pusat konflik.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved