Breaking News
Kamis, 9 April 2026

Video

VIDEO - Jejak Pengabdian Prof. Fahrurrozi dari Kampus ke Umat

Bagi Prof. Fahrurrozi, dakwah adalah proses panjang pengabdian yang dijalani dengan kesungguhan,

Nama: Prof. Dr. TGH Fahrurrozi Dahlan, QH MA 

Di balik perjalanan panjang dunia dakwah dan akademik di Indonesia, terdapat sosok yang mengabdikan hidupnya untuk ilmu pengetahuan, pengembangan umat, dan kemajuan lembaga pendidikan. Sosok tersebut adalah Prof. Dr. TGH Fahrurrozi Dahlan, QH, M.A, seorang ulama, intelektual, sekaligus organisatoris yang dikenal luas atas kontribusinya di bidang dakwah dan komunikasi Islam.

Bagi Prof. Fahrurrozi, dakwah bukan sekadar aktivitas ceramah di mimbar atau penyampaian pesan keagamaan secara lisan. Dakwah adalah proses panjang pengabdian yang dijalani dengan kesungguhan, kesabaran, dan komitmen. Sejak usia muda, ia telah menapaki jalan dakwah dengan keyakinan bahwa ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman harus berjalan beriringan dalam membangun masyarakat yang beradab.

Baca juga: Malam Nuzulul Quran 17 Ramadhan 2026: Sejarah Turunnya Alquran dan Amalan Sunnah yang Dianjurkan

Perjalanan akademiknya menjadi bukti nyata dari komitmen tersebut. Dalam dunia pendidikan tinggi, Prof. Fahrurrozi dikenal sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan kualitas akademik dan penguatan tradisi keilmuan. Ia meniti karier akademik dengan tekun hingga meraih gelar Guru Besar di bidang Ilmu Dakwah dan Komunikasi di Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram.

Sebagai akademisi, kontribusinya tidak hanya terbatas pada kegiatan mengajar di ruang kelas. Ia juga aktif membangun sistem akademik yang berkualitas serta mendorong peningkatan mutu pendidikan di lingkungan kampus. Salah satu peran penting yang pernah diembannya adalah sebagai Direktur Pascasarjana UIN Mataram, sebuah posisi strategis yang menuntut kepemimpinan kuat dalam mengelola program pendidikan tingkat lanjut.

Di bawah kepemimpinannya, program pascasarjana terus didorong untuk berkembang, baik dari segi kualitas kurikulum, peningkatan riset ilmiah, maupun penguatan kolaborasi akademik. Pengalaman tersebut semakin mengukuhkan reputasinya sebagai figur yang mampu menggabungkan visi akademik dengan kemampuan manajerial yang matang.

Komitmen terhadap kualitas pendidikan kemudian membawanya dipercaya mengemban amanah baru sebagai Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Mataram periode 2025–2029. Dalam posisi ini, ia memegang peran penting dalam memastikan standar mutu pendidikan tetap terjaga dan terus berkembang sesuai dengan tuntutan zaman.

Baca juga: Penderita Ambeien Oles Salep di Siang Hari Ramadhan, Puasanya Batal atau Tidak? Ini Kata Buya Yahya

Bagi Prof. Fahrurrozi, mutu pendidikan bukan sekadar indikator administratif atau capaian formal semata. Lebih dari itu, mutu adalah fondasi utama dalam melahirkan generasi yang berintegritas, berpengetahuan luas, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Namun kiprahnya tidak berhenti di dunia akademik. Sebagai seorang ulama yang lahir dari tradisi pesantren, Prof. Fahrurrozi juga aktif dalam berbagai kegiatan dakwah dan organisasi keagamaan. Ilmu yang dimilikinya tidak hanya disebarkan melalui ruang kuliah, tetapi juga melalui aktivitas sosial dan keagamaan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Peran strategis tersebut tampak dari posisinya sebagai Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PB NW), salah satu organisasi Islam besar yang memiliki pengaruh luas, khususnya di Nusa Tenggara Barat dan berbagai wilayah lain di Indonesia.

Dalam kapasitasnya sebagai Sekjend PB Nahdlatul Wathan, Prof. Fahrurrozi terlibat aktif dalam menggerakkan berbagai program organisasi yang berfokus pada pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat. Ia berupaya memastikan bahwa nilai-nilai keislaman yang moderat, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan dapat terus hidup dan berkembang di tengah masyarakat.

Kehadirannya di organisasi tersebut menjadi jembatan antara dunia akademik dan dunia dakwah. Ia memadukan kedalaman ilmu pengetahuan dengan semangat pengabdian kepada masyarakat, sehingga dakwah yang dijalankan tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga kontekstual dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Sebagai seorang guru besar, organisatoris, sekaligus pendakwah, Prof. Fahrurrozi dikenal memiliki komitmen kuat terhadap pengembangan sumber daya manusia. Ia percaya bahwa masa depan umat sangat ditentukan oleh kualitas pendidikan dan kemampuan generasi muda dalam memahami nilai-nilai agama secara mendalam sekaligus terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.

Perjalanan hidupnya menggambarkan bahwa dedikasi sejati tidak dibangun dalam waktu singkat. Ia adalah hasil dari kerja keras, ketekunan, serta komitmen yang dijalani secara konsisten dari waktu ke waktu.

Kini, melalui berbagai peran yang diembannya—sebagai akademisi di UIN Mataram, pemimpin lembaga penjaminan mutu, dan Sekretaris Jenderal PB Nahdlatul Wathan—Prof. Dr. TGH Fahrurrozi Dahlan, QH, M.A terus melanjutkan pengabdiannya.

Pengabdian yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian pribadi, tetapi lebih jauh lagi, untuk kemajuan ilmu pengetahuan, penguatan lembaga pendidikan, serta kejayaan umat.

Dialah sosok intelektual yang menjadikan dakwah sebagai nafas kehidupan, dan ilmu pengetahuan sebagai jalan untuk menerangi masa depan masyarakat.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved