Kamis, 14 Mei 2026

Video

VIDEO - Perjuangan K.H. Khammad Ma’sum Kini Asuh Ponpes, 26 Titik di Semarang

Kebijakan ini dilakukan agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap dapat belajar Al-Qur’an

Tayang:

Mereka juga dikenalkan dengan aktivitas berdagang secara daring, termasuk melalui fitur siaran langsung atau TikTok Live.

Selain itu, santri juga dilatih mengelola usaha kecil berbasis pesantren.

Baca juga: SMA Negeri 2 Gunung Meriah Isi Ramadhan dengan Bagi Santunan dan Kuatkan Literasi Siswa

Tujuannya agar para santri memiliki bekal kemandirian ekonomi sejak dini.

Model pendidikan ini memadukan nilai keislaman dengan keterampilan praktis yang dibutuhkan di era digital.

Dengan pendekatan tersebut, pesantren diharapkan tidak hanya mencetak generasi yang kuat secara spiritual.

Namun juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tantangan ekonomi di masa depan.

Hingga kini, Pondok Pesantren Raudhatul Qur’an terus berkembang dan menjadi salah satu pusat pendidikan serta dakwah di berbagai daerah.

Kisah perjuangan ini menunjukkan bahwa pesantren juga dapat menjadi pusat pemberdayaan masyarakat.

Simak kisah lengkapnya dalam video berikut.

(Tribun-Video.com)

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved