Video
VIDEO - Perjuangan K.H. Khammad Ma’sum Kini Asuh Ponpes, 26 Titik di Semarang
Kebijakan ini dilakukan agar anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap dapat belajar Al-Qur’an
Mereka juga dikenalkan dengan aktivitas berdagang secara daring, termasuk melalui fitur siaran langsung atau TikTok Live.
Selain itu, santri juga dilatih mengelola usaha kecil berbasis pesantren.
Baca juga: SMA Negeri 2 Gunung Meriah Isi Ramadhan dengan Bagi Santunan dan Kuatkan Literasi Siswa
Tujuannya agar para santri memiliki bekal kemandirian ekonomi sejak dini.
Model pendidikan ini memadukan nilai keislaman dengan keterampilan praktis yang dibutuhkan di era digital.
Dengan pendekatan tersebut, pesantren diharapkan tidak hanya mencetak generasi yang kuat secara spiritual.
Namun juga mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tantangan ekonomi di masa depan.
Hingga kini, Pondok Pesantren Raudhatul Qur’an terus berkembang dan menjadi salah satu pusat pendidikan serta dakwah di berbagai daerah.
Kisah perjuangan ini menunjukkan bahwa pesantren juga dapat menjadi pusat pemberdayaan masyarakat.
Simak kisah lengkapnya dalam video berikut.
(Tribun-Video.com)
| VIDEO - Polres Langsa Musnahkan 2,5 Kilogram Sabu dari 6 Kasus |
|
|---|
| VIDEO - DPK Aceh Latih 30 Pengelola Perpustakaan Bireuen |
|
|---|
| VIDEO - Yudha Karate STC Lhokseumawe Persembahkan Medali untuk Aceh di Kejurnas Bandung |
|
|---|
| VIDEO - Ratusan Siswa MTsN 1 Bireuen Baca Yasin Bersama Setiap Jumat Pagi |
|
|---|
| VIDEO - Resmi! Empat Wakil Rektor USK Banda Aceh Dilantik Prof Mirza |
|
|---|