Senin, 13 April 2026

Video

VIDEO - Satu Rumah di Banda Sakti Lhokseumawe Terbakar pada Hari Kedua Lebaran

Dalam insiden tersebut, seluruh harta benda milik korban hangus terbakar, termasuk satu unit becak mesin yang selama ini digunakan

Penulis: Saiful Bahri | Editor: m anshar

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saiful Bahri | Lhokseumawe 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Satu unit rumah berkontruksi kayu di Jalan Tengku Muda Lamkuta, Dusun Mesjid, Desa Ulee Jalan, Kecamatan Banda Sakti, terbakar pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 03.40 WIB.

Rumah tersebut diketahui milik Hendrik (37). Selama ini rumah itu ditempati Hendrik bersama istri dan empat anaknya.

Kebakaran yang terjadi saat dini hari itu membuat warga sekitar panik dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ahzan melalui Kapolsek Banda Sakti AKP Hanafiah menjelaskan, sesuai keterangan saksi Mahmud yang merupakan tetangga korban, saat hendak pergi melaut, saksi mendengar suara ledakan dari arah dapur rumah korban. Saat diperiksa, api sudah membesar yang diduga berasal dari rembetan obat nyamuk bakar yang membakar kasur kapuk di kamar belakang yang berdekatan dengan dapur.

Api dengan cepat menjalar dan menghanguskan seluruh bangunan rumah beserta isinya. Sekitar pukul 03.50 WIB, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 04.20 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material ditaksir mencapai kurang lebih Rp70 juta.

Sehari sebelumnya atau pada hari pertama Lebaran, peristiwa kebakaran juga terjadi di wilayah Kota Lhokseumawe. Hal ini menjadi perhatian serius bagi aparat dan masyarakat.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah untuk bersilaturahmi di momen Lebaran. Masyarakat yang meninggalkan rumah untuk berlebaran diminta memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman, termasuk memastikan lampu, kompor, dan peralatan yang berpotensi menimbulkan api dalam keadaan mati. Masyarakat juga diminta untuk saling peduli dan melakukan pengecekan lingkungan sekitar guna mengantisipasi kejadian serupa selama perayaan Idul Fitri.

Ketua Tagana Lhokseumawe, Samsul Bahri, menyebutkan, saat terjadi kebakaran hanya Hendrik yang ada di rumah. Istri dan anak-anaknya menginap di rumah orang tua mereka. Saat terbangun, Hendrik melihat api sudah mulai membakar rumahnya, lalu berlari keluar dan meminta tolong warga setempat.

Dalam insiden tersebut, seluruh harta benda milik korban hangus terbakar, termasuk satu unit becak mesin yang selama ini digunakan Hendrik untuk mencari nafkah.

Sesuai hasil koordinasi dengan aparat keamanan, di dekat lokasi dibangun tenda darurat untuk ditempati keluarga korban. Dinas Sosial Lhokseumawe juga sudah menyalurkan bantuan masa panik. (*)

Narator: Syita

Video Editor: Muhammad Anshar

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved