Kamis, 16 April 2026

Video

VIDEO - Iran Ancam Hukum Keras Israel Jika Serangan ke Lebanon Berlanjut

Israel mengonfirmasi telah melancarkan serangan besar ke wilayah Lebanon dalam beberapa waktu terakhir.

SERAMBINEWS.COM - Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran menuding Israel melanggar kesepakatan gencatan senjata dengan melancarkan serangan ke Lebanon.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyampaikan kemarahan Teheran atas aksi militer tersebut. Ia memperingatkan bahwa Iran siap mengambil langkah serius jika serangan terus berlanjut.

“Iran akan menarik diri dari perjanjian jika Israel terus melanggar gencatan senjata dalam serangannya di Lebanon,” tegas Araghchi pada Rabu (8/4/2026).

Baca juga: VIDEO - Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Tuding Israel Langgar Gencatan Senjata di Lebanon

Tak hanya itu, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) juga menyatakan siap memberikan hukuman keras terhadap Israel atas apa yang disebut sebagai tindakan agresi di Lebanon.

Seorang pejabat Iran bahkan menyebut bahwa cakupan gencatan senjata seharusnya berlaku luas, termasuk wilayah konflik di kawasan, sehingga serangan ke Lebanon dinilai sebagai pelanggaran serius.

Namun, Israel membantah tudingan tersebut. Pihaknya menyatakan bahwa Lebanon tidak termasuk dalam cakupan kesepakatan gencatan senjata yang telah disepakati sebelumnya.

Meski demikian, militer Israel mengonfirmasi telah melancarkan serangan besar ke wilayah Lebanon dalam beberapa waktu terakhir.

Baca juga: Pengamat: Nasib Pemenang Perang Iran-AS Ditentukan di Meja Perundingan Pakistan

Di sisi lain, Pakistan turut menanggapi situasi tersebut. Islamabad mengakui adanya laporan pelanggaran gencatan senjata di sejumlah wilayah konflik, namun tetap mendesak semua pihak untuk menahan diri.

Pakistan juga menyerukan agar kesepakatan gencatan senjata selama dua pekan dapat dihormati demi mencegah eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan.

Situasi ini menunjukkan bahwa kesepakatan gencatan senjata masih rapuh, dengan potensi konflik kembali memanas sewaktu-waktu.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved