Selasa, 12 Mei 2026

Video

VIDEO Trump Sebut Proposal Damai yang Diajukan Iran Berisi 'Sampah'

Trump menyatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata saat ini berada dalam kondisi yang sangat kritis dan terancam berakhir

Tayang:
Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata saat ini berada dalam kondisi yang sangat kritis dan terancam berakhir.

Kondisi ini terjadi setelah perundingan terbaru antara kedua negara menemui jalan buntu. Trump menilai proposal balasan yang dikirimkan oleh pihak Iran sama sekali tidak memenuhi standar yang diinginkan Amerika.

Berbicara kepada wartawan di Gedung Putih pada Senin (11/5/2026), Trump memberikan gambaran mengenai situasi di Timur Tengah.

Trump juga menegaskan bahwa dirinya tidak merasa tertekan dalam menghadapi ketegangan ini. Ia yakin AS akan memenangkan persaingan pengaruh tersebut.

Kemarahan Trump memuncak setelah membaca poin-poin yang diajukan Iran.

Baca juga: Citra Satelit Ungkap Dugaan Tumpahan Minyak di Dekat Pulau Kharg, Iran Tegaskan Tak Ada Kebocoran

Melalui akun media sosialnya, Truth Social, Trump menyebut jawaban dari Teheran benar-benar tidak bisa diterima.

Bahkan, saat berada di Gedung Oval, Trump memberikan komentar yang lebih pedas.

Di sisi lain, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, membela usulan negaranya.

Menurutnya, proposal tersebut sangat murah hati dan menunjukkan sikap bertanggung jawab Iran untuk menghentikan perang, menghapus blokade laut, dan meminta jaminan keamanan.


Artikel ini telah tayang di Hubungan AS-Iran Memanas Lagi, Trump Tolak Proposal Damai: Dokumen Sampah, 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved