Banjir Aceh
VIDEO - Sampai Kapan Listrik Aceh Padam? Ini Kata BNPB dan PLN!
Pemadaman listrik yang meluas masih terjadi di beberapa wilayah di Aceh dan sebagian besar Pulau Sumatera bagian utara.
SERAMBINEWS.COM - Pemadaman listrik yang meluas masih terjadi di beberapa wilayah di Aceh dan sebagian besar Pulau Sumatera bagian utara.
Hal ini disebabkan oleh gangguan transmisi pada sistem kelistrikan Sumatera yang terjadi sejak Selasa, 4 Juni 2024.
Kepala Pusat Data Informasi (Kapusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari memberikan keterangan bahwa pemadaman listrik sempat dilakukan untuk memastikan tidak ada kemungkinan yang bisa menyebabkan fatalitas pada masyarakat.
Abdul Muhari mengatakan, masih ada masyarakat yang kemarin belum sempat dievakuasi dari rumah masing-masing.
Ia mengatakan ada beberapa kendala akses, tetapi sudah bisa ditangani hari ini.
Ia berharap begitu masyarakat sudah berhasil dievakuasi, masalah listrik ini kemudian bisa diselesaikan.
Diberitakan Kompas.tv sebelumnya, banjir bandang yang melanda Kabupaten Bireuen, Aceh, menyebabkan tiga tower jaringan transmisi tegangan tinggi milik PLN tumbang dan terbawa arus sungai, Rabu (26/11/2025).
Kerusakan pada infrastruktur utama ini berdampak pada padamnya aliran listrik di sejumlah wilayah Aceh.
Tiga tower yang roboh merupakan bagian dari jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Aruen–Bireuen.
Terbaru, PT PLN UID Aceh melaporkan kini ada sembilan tower transmisi PLN yang roboh akibat banjir.
Eddi menjelaskan, kerusakan tower transmisi ini menimbulkan dampak signifikan, karena jaringan tersebut menjadi jalur utama penyalur listrik ke 18 kabupaten/kota di Aceh.
Eddi mengatakan, bahwa seluruh sumber daya kini dipusatkan untuk mempercepat pemulihan sistem transmisi yang terputus akibat bencana.
Sebagai langkah extraordinary response, pihaknya akan segera membangun lima unit tower emergency sebagai solusi percepatan pemulihan listrik Aceh.
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul: Listrik di Aceh Padam sampai Kapan? Ini Keterangan dari BNPB dan PLN