Listrik di Aceh Padam sampai Kapan? Ini Keterangan dari BNPB dan PLN
Sebagai langkah extraordinary response, PLN akan segera membangun lima unit tower untuk percepatan pemulihan listrik Aceh.
Ringkasan Berita:
- PT PLN UID Aceh melaporkan kini ada sembilan tower transmisi PLN yang roboh akibat banjir.
- General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra mengatakan, seluruh sumber daya kini dipusatkan untuk mempercepat pemulihan sistem transmisi yang terputus akibat bencana.
- Sebagai langkah extraordinary response, pihaknya akan segera membangun lima unit tower untuk percepatan pemulihan listrik Aceh.
SERAMBINEWS.COM - Pemadaman listrik yang meluas masih terjadi di beberapa wilayah di Aceh dan sebagian besar Pulau Sumatera bagian utara.
Hal ini disebabkan oleh gangguan transmisi pada sistem kelistrikan Sumatera yang terjadi sejak Selasa, 4 Juni 2024.
Pemulihan sedang berlangsung secara bertahap.
Kepala Pusat Data Informasi (Kapusdatin) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari memberikan keterangan mengenai masalah pemadaman listrik di Aceh akibat bencana banjir.
"Untuk pemadaman listrik memang kemarin sempat dilakukan untuk memastikan tidak ada kemungkinan-kemungkinan yang bisa menyebabkan masyarakat ada fatalitas," ujarnya dalam program Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Kamis (27/11/2025).
Abdul Muhari mengatakan, masih ada masyarakat yang kemarin belum sempat dievakuasi dari rumah masing-masing.
"Kepada kami pun saat ini masih banyak laporan-laporan meminta dukungan evakuasi yang sudah kami teruskan kepada tim di lapangan," tambahnya.
Ia mengatakan ada beberapa kendala akses, tetapi sudah bisa ditangani hari ini.
"Mudah-mudahan begitu masyarakat kemudian sudah bisa kita evakuasi, masalah listrik ini kemudian bisa kita selesaikan," ucapnya.
Diberitakan Kompas.tv sebelumnya, banjir bandang yang melanda Kabupaten Bireuen, Aceh, menyebabkan tiga tower jaringan transmisi tegangan tinggi milik PLN tumbang dan terbawa arus sungai, Rabu (26/11/2025).
Kerusakan pada infrastruktur utama ini berdampak pada padamnya aliran listrik di sejumlah wilayah Aceh.
Tiga tower yang roboh merupakan bagian dari jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Aruen–Bireuen.
Arus banjir yang kuat menghantam pondasi tower, kemudian menyeret struktur baja tersebut ke aliran sungai.
Putusnya jaringan transmisi membuat pasokan listrik dari sistem utama terhenti.
| Harga Emas di Pidie Terpuruk, Warga Ramai Jual Emas untuk Beli Baju Jelang Idul Adha |
|
|---|
| Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Jadi Keynote Speaker Seminar Internasional di UIN Sumatera Utara |
|
|---|
| BREAKING NEWS - Mualem Resmi Cabut Pergub JKA, Massa ARA Tetap Lanjut Demo |
|
|---|
| Rumah Hancur Disapu Banjir, Penderita Disabilitas di Aceh Tamiang Hidup Berpindah Tempat |
|
|---|
| Wakili Gubernur, Sekda Resmi Buka Musprov Inkindo Aceh 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/5-Tower-SUTT-150-kV-Roboh-Akibat-Banjir-PLN-Aceh-Minta-Bantuan-Pusat-untuk-Pulihakan-Listrik.jpg)