Breaking News
Rabu, 10 Juni 2026

Mitan Oplos Bensin Beredar di Tamiang

Wakil Bupati Aceh Tamiang, H Awaluddin, meminta warga berhati-hati terhadap Minyak tanah (Mitan) yang dioplos bensin dan solar beredar

Tayang:
Editor: bakri
KUALASIMPANG - Wakil Bupati Aceh Tamiang, H Awaluddin,  meminta warga berhati-hati terhadap Minyak tanah (Mitan) yang dioplos bensin dan solar beredar di kabupaten tersebut. Sebab, jika menggunakan mitan oplosan itu sangat berbahaya bisa meledak kompor dan terbakar rumah.

H Awaluddin kepada Serambi Kamis (26/1) mengatakan, selisih harga yang tinggi antara minyak tanah dengan minyak bensin serta solar membuat sebagian orang tergiur mencampur minyak tanah dengan bensin dan solar untuk dijual dengan harga lebih tinggi.

Harga mitan di lapangan bisa mencapai Rp 10.000/liter sementara harga bensin Rp 5.000/liter. Sementara Mitan yang sudah dicampur harganya  berkisar antara Rp 7.000-Rp 8.000/liter. Menurut Wabup Aceh Tamiang itu kejahatan itu dilakukan oleh orang-orang yang tak bertangungjawab, hanya memikirkan keuntungan pribadi, tanpa memperdulikan dampak dari pemakai minyak oplosan tersebut.

Pihaknya menduga indikasi peredaran mitan oplosan sudah berlangsung setahun terakhir sejak pemerintah mencabut subsidi harga mitan. Bisanya pelaku oplosan menjual Mitan di daerah yang jauh dari kota agar kegiatannya tidak terdeteksi.”Ada dugaan rumah warga yang terbakar di Aceh Tamiang akibat minyak tanah oplosan,”ujarnya.

Wabup meminta warga harus hati-hati jangan mudah tergiur dengan minyak tanah harga murah, biasanya yang mudah tergiur ibu rumah tangga.  Informasi yang diperoleh Serambi, ciri-ciri minyak tanah oplosan, warnanya agak keruh, bau seperti oli, solar dan bensin. Kandungan olinya banyak sehingga licin, jika dibakar, asap terlihat hitam kebiru-biruan, cepat merusak sumbu kompor, terasa agak dingin. Sedangkan minyak tanah asli  ciri-cirinya, warna lebih bening, bau khas minyak tanah, jika dirasakan dengan tangan tidak licin dan asap putih, tidak cepat merusak sumbu kompor.(md)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved