Laga El Classico Berdarah di Banda Aceh
Laga bertajuk 'El Classico' antara tuan rumah Barcelona dengan Real Madrid berlangsung panas di Stadion Camp Nou, Spanyol
Pertarungan sengit yang diperkirakan disaksikan ratusan juta penduduk di planet bumi ini akhirnya dimenangkan tim tamu Real Madrid dengan skor 2-1. Pascaberakhirnya laga, disusul insiden keributan antara penonton dengan pemilik Trio Cafe di Jambo Tape, Banda Aceh.
Insiden ini dipicu oleh aksi saling ejek sesama teman karena hasil pertandingan pungkas 2-1 untuk kemenangan Madrid. Aksi dimaksud membuat salah seorang penonton yang kecewa memecahkan gelas. Melihat aksi yang disengaja tersebut, si pemilik warkop meminta ganti rugi.
Ternyata, si penonton ini justru balik memecahkan gelas lain. Kontan saja, aksi nekat ini langsung memicu keributan antara penonton tersebut dengan pemilik cafe. Keributan itu membuat kepala si penonton berdarah hingga diboyong ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA). Ditengarai, kepala si penonton terkena botol minuman.
Bahkan, aksi saling dorong dalam keributan itu membuat dapur dan rak makanan di depan cafe itu terjungkal. Pecahan kaca pun berserakan. Si pemilik yang dipanggil Pak Haji sempat mengejar penonton yang memicu insiden itu dengan kursi.
Usai insiden itu, Pak Haji sempat menumpahkan kekesalannya terhadap si penonton tersebut. “Cit mabok awak nyan, sang ban lheuh sabu-sabu mantong. (Mungkin orang itu mabuk. Kayaknya baru selesai memakai sabu-sabu-red),” umpat Pak Haji kesal, sambil membersihkan sisa-sisa kerusakan bersama pelayan cafenya.
Insiden itu menarik perhatian penonton lain yang lewat dan berhenti untuk mengetahui peristiwa sebenarnya. Kerumunan orang yang mencapai ratusan itu hanya bisa melihat sisa-sisa kerusakan.(hd)