Rabu, 10 Juni 2026

Mayat Terdampar di Laut Patek Dibawa ke Abdya

Mayat berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan terapung laut Patek, Darul Hikmah, Aceh Jaya, Rabu (15/5/2013) petang, akhirnya dibawa abdya...

Tayang:
Editor: Jalimin

Laporan : Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan terapung di perairan laut Patek, Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya,Rabu (15/5/2013) petang, akhirnya dibawa pulang dari RSUD Calang ke Aceh Barat Daya (Abdya), Kamis (16/5/2013) dinihari tadi.

Meskipun mayat yang ditemukan dalam kondisi mulai rusak terutama bagian wajah, itu belum dapat dipastikan salah seorang dari 12 nelayan Abdya yang dilaporkan hilang sejak Jumat (10/5/2013) dinihari lalu.

"Mayat tersebut, kita bawa pulang ke Abdya, meskipun identasnya belum pasti  salah seorang nelayan Abdya yang hilang," ungkap Jusbar, Kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Abdya dari RSUD Calang, Aceh Jaya kepada Serambinews.com, Kamis (16/5/2013) dinihari.

Mayat yang belum dikenali idententitasnya itu diberangkatkan dari RSUD Calang, Aceh Jaya menuju Kabupaten Abdya pukul 1.45 WIB Kamis dinihari dengan mobil ambulans yang dibawa dari Abdya. Lama tepuh Calang-Abdya sekitar 4 jam. Mayat tersebut akan kita tempatkan di kamar jenazah RSUD Teungku Peukan, lokasi Padang Meurantee, Susoh, Abdya. "Anggota keluarga dari 12 nelayan Abdya yang hilang, bisa milihat mayat tersebut di kamar jenazah RSUD Teuku Peukan pada Kamis pagi ini,"  kata Jusbar.

Mayat itu yang ditemukan terapung oleh nelayan di kawasan perairan laut Patek, Rabu (15/5/2013) sore, sekira pukul 16.30 WIB, kemudian dievakuasi ke RSUD Calang, Aceh Jaya, Rabu malam.

Mendapat infomasi tersebut, Kepala BPBD Abdya Jusbar bersama empat anggota keluarga diantara 12 nelayan yang hilang, segera meluncur ke Calang, Aceh Jaya.

Tiba di sana, sekira pukul 23.45 WIB, Rabu (15/5/2013) tengah malam, Jusbar, bersama empat anggota keluarga nelayan segera menuju ke kamar jenazah RSUD Calang, untuk memastikan identitas mayat yang ditemukan tersebut.

Namun, seperti dilaporkan Jusbar, bahwa  anggota keluarga nelayan yang bersamanya ke Calang, tidak dapat memastikan kalau mayat tersebut anggota keluarga mereka yang hilang. Pasalnya, kondisi mayat mulai rusak, terutama bagian muka, kulit mulai terkulupas, dan mulai membusuk, sehingga sulit dikenali.

Menurut Jusbar yang melihat mayat tanpa identitas di RSUD Calang pada Kamis dinihari hari bersama dokter rumah sakit setempat, menjelaskan, ciri-ciri mayat,  diantaranya baju yang masih melekat di tubuh korban adalah kaos bergaris-garis warna hitam, putih dan merah. Selain itu, pada jari tengah sebelah kiri masih melekat  cincin gagang putih, bermata warna hitam, loreng dan putih serta memakai celana dalam warna orange.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved