SerambiIndonesia/

Heboh Ikan Paus Terdampar, Apakah Bangkai Hewan Laut Halal Dimakan? Ini Dalilnya

Hal ini menimbulkan pertanyaan dari sejumlah netizen apakah bangkai ikan tersebut halal untuk dimakan?

Heboh Ikan Paus Terdampar, Apakah Bangkai Hewan Laut Halal Dimakan? Ini Dalilnya
SERAMBI/RA KARAMULLAH
Dua diantara empat ekor paus jenis sperma yang mati di pantai ujong kareung Aceh Besar. Selasa (14/11/2017) 

Laporan Hari Teguh Patria | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Menyusul matinya 4 ekor dari 10 ekor ikan paus sperma yang terdampar di Pantai Ujong Kareung, Gampong Ujong Batee, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Selasa (14/11/2017).

Hal ini menimbulkan pertanyaan dari sejumlah netizen apakah bangkai ikan tersebut halal untuk dimakan?

Serambinews.com menanyakan hal tersebut kepada Ustadz Harits Abu Naufal, seorang dai muda di Banda Aceh, Selasa (14/11/2017).

Baca: BREAKINGNEWS - Empat Paus Sperma Mati, Enam Lainnya tak Ada Lagi di Bibir Pantai

Baca: Nelayan Ini Temukan 200 Kg Muntahan Ikan Paus, Wow Harganya Mahal dan Bisa Kaya Mendadak

Seekor paus sperma yang terdampar di bibir pantai Gampong Durung, Kemukiman Lamnga, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar  menghentakkan ekornya ke air saat ditarik oleh tim evakuasi, Senin (13/11/2017). Sebanyak 10 paus yang terdampar itu diprediksi bermigrasi dari Samudera Hindia ke Samudera Pasifik atau sebaliknya. SERAMBI/M ANSHAR
Seekor paus sperma yang terdampar di bibir pantai Gampong Durung, Kemukiman Lamnga, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar menghentakkan ekornya ke air saat ditarik oleh tim evakuasi, Senin (13/11/2017). Sebanyak 10 paus yang terdampar itu diprediksi bermigrasi dari Samudera Hindia ke Samudera Pasifik atau sebaliknya. SERAMBI/M ANSHAR ()

Dikatakan, Al Quran dan As-Sunnah mengajarkan kita tentang segala hal, tidak ada yang terluput.

Begitu pula mengenai bangkai hewan laut.

Dalil pertama yaitu: “Dihalalkan bagimu binatang buruan laut dan makanan (yang berasal) dari laut.” (QS. Al Maidah: 96)

Kemudian dalil berikutnya yang berbunyi: “Seseorang pernah menanyakan pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah, kami pernah naik kapal dan hanya membawa sedikit air. Jika kami berwudhu dengannya, maka kami akan kehausan. Apakah boleh kami berwudhu dengan air laut?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Air laut itu suci dan bangkainya pun halal.” (HR. Abu Daud, An Nasai, At Tirmidzi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Halaman
12
Penulis: Hari Teguh Patria
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help