Pembunuhan di Gampong Mulia

Awal Mula Terungkapnya Kasus Pembunuhan di Gampong Mulia

Keluarga korban Acun di Pangkalan Brandan itu meminta tetangga Acun yang ditelepon itu agar melapor ke polisi

Awal Mula Terungkapnya Kasus Pembunuhan di Gampong Mulia
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Pihak Polresta Banda Aceh bersama relawan PMI baru mengevakuasi tiga jenazah korban pembunuhan di Gampong Mulia, tepat pada pukul 03.00 WIB, Selasa (9/1/2018) atau dua jam menjelang Subuh. 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tjie Sun alias Acun (48) yang terbunuh bersama istrinya Minarti (39) dan Cal Tietosng (7 tahun) anak laki-lakinya diketahui tewas setelah keluarga Acun di Pangkalan Brandan, Sumut, menelponnya.

Mereka ditemukan tewas di ruko di Jalan T Panglima Polem Ujong, Dusun Meurah Inseun, Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.

Baca: BREAKING NEWS: Tiga Sosok Mayat Ditemukan dalam Ruko di Gampong Mulia

Hal itu diungkapkan oleh Adhi S Madjid, tetangga korban kepada Serambinews.com, Selasa (9/1/2018).

Menurutnya, keluarga Acun di Pangkalan Brandan, beberapa hari terakhir berusaha menelpon Acun dan istrinya Minarti--yang ikut terbunuh dalam peristiwa itu--tapi, sama sekali tidak ada respon.

Karena, keluarga korban menaruh curiga telah terjadi sesuatu dengan Acun beserta anak dan istrinya, sehingga keluarganya memutuskan menelpon tetangga Acun dari etnis Tionghoa.

Baca: Warga Kerumuni Proses Evakuasi dan Identifikasi Tiga Jenazah di Gampong Mulia

"Keluarga korban Acun di Pangkalan Brandan itu meminta tetangga Acun yang ditelepon itu agar melapor ke polisi dan diminta agar rukonya dibongkar paksa saja," kata Adhi.

Karena, keluarganya yang di pangkalan Brandan itu curiga telah terjadi sesuatu terhadap Acun dan keluarganya.

Halaman
12
Penulis: Misran Asri
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved