Likok Pulo, Saman dan Sejumlah Tarian Aceh Lainnya Diajarkan di Dua Perguruan Tinggi di Singapura

Tari yang diajarkan di dua perguruan tinggi Singapura itu antara lain Likok Pulo, Saman Gayo, Rapa'i Geleng dan Seudati.

Likok Pulo, Saman dan Sejumlah Tarian Aceh Lainnya Diajarkan di Dua Perguruan Tinggi di Singapura
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Tari Saman pada Upacara Hari Pahlawan tahun 2017 di Lapangan Blangpadang, Banda Aceh, Jumat (10/11/2017). 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Selama empat hari, 4-8 April 2018, sejumlah tari Aceh diajarkan di Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA) dan Yale-ANUS, dua perguruan tinggi di Singapura.

Pengajarnya, Alfira O’Sulivan dan Murtala dari Suara Indonesia Dance, Sydney, Australia serta Kaka dan Pendi berikut sembilan penari lainnya dari Sanggar Buana Banda Aceh.

(Baca: Miliki Gaji Rp21 Juta per Hari, Fakta Terkait Tukang Las Bawah Air yang Jarang Diketahui Orang)

(Baca: Penjara Sesak dan Tak Muat Tampung Tahanan, 3.000 Penjahat Zimbabwe Diampuni dan Dibebaskan)

(Baca: Rob ONeill Anggota Navy SEAL Penembak Mati Osama bin Laden, Ditembak di Kepala 3 Kali)

Murtala, pengajar tari Aceh yang kini bermukim di Australia, kepada Serambinews.com, Minggu (25/3/2018) malam, menjelaskan, mereka diundang oleh NAFA menjadi dosen tamu dalam workshop dan "master class" serta pertunjukkan berjudul "Art of body percussion Acehnese sitting song-dances with Suara Indonesia Dance Presenters: Alfira O’Sullivan and Murtala of Suara Indonesia Dance
featuring performances by Sanggar Budaya Nusantara (BUANA) from Banda Aceh."

(Baca: Wow! Atraksi Tarian Aceh Rambah Kazan, Kota Terbesar Ketiga di Rusia)

(Baca: VIDEO: Duet Tarian Dua Bangsa (Aceh-Turki), Begini Aksinya)

Sedangkan di Yale-ANUS mereka melakukan pertunjukkan dan workshop diruang public di kampus tersebut.

Disebutkan, tari yang diajarkan di dua perguruan tinggi Singapura itu adalah Likok Pulo, Saman Gayo, Rapa'i Geleng, Seudati serta musik tradisonal Aceh Serune Kale, Geundrang dan Rapa-i.(*)

(Baca: Menyelamatkan Ekosistem Lingkungan, Begini Cara Singapura Kurangi Pemborosan Air Saat Mandi)

(Baca: Muncul Poros Ketiga untuk Pilpres 2019, Singapura Sambut Jenderal Gatot seperti Panglima TNI)

(Baca: Menjelajah Singapura, Negara Terkaya Ketiga di Dunia)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved