Ketua DPRK Abdya: Kembalikan HGU PT CA kepada Rakyat

Zaman Akli mendukung langkah pemerintah yang mengusulkan pembatalan perpajangan HGU PT CA.

Ketua DPRK Abdya: Kembalikan HGU PT CA kepada Rakyat
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Panitia khusus DPRK Aceh Barat Daya (Abdya) melakukan peninjauan ke area HGU PT CA, Rabu (28/3/2018) sore. Dalam kunjungan itu, mereka menemukan banyak area HGU PT CA tidak digarap dan masih hutan. 

Laporan Rahmat Saputra | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Ketua DPRK Aceh Barat Daya (Abdya), Zaman Akli meminta Menteri Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (BPN-RI) tidak memperpanjang izin Hak Guna Usaha PT Cemerlang Abadi (HGU PT CA).

Hal tersebut disampaikan oleh, Ketua DPRK Abdya, Zaman Akli SSos saat turun ke area HGU PT CA bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRK Abdya, yang terdiri dari anggota Komisi A membidangi hukum dan pemerintahan dan anggota Komisi B membidangi perkebunan dan kehutanan.

Baca: Gubernur: Batalkan Rekomendasi HGU PT CA

"Kita sangat kecewa melihat kondisi area HGU PT CA yang tidak digarap secara serius seperti. Hal ini bisa kita lihat, banyak area yang masih hutan belantara," ujar ketua DPRK Abdya, Zaman Akli kepada Serambinews.com.

Zaman Akli mendukung langkah pemerintah yang mengusulkan pembatalan perpajangan HGU PT CA. Karena, selama 30 tahun, PT CA tidak memiliki kontribusi untuk rakyat dan daerah.

"Sudah selayaknya tanah itu kembali pada rakyat. Dalam waktu dekat kita bersama bupati akan menjumpai langsung Pak Menteri, untuk meminta agar HGU PT CA ini, tidak diperpanjang," tegas politisi Partai Aceh.

Hal yang sama juga disampikan oleh ketua Pansus, Iskandar. Ia mendukung langkah Gubernur dan Bupati Abdya yang menolak perpanjang izin HGU PT CA.

Baca: Sertifikat HGU PT CA Babahrot Segera Dikembalikan kepada Negara, Kenapa?

"Melihat sejumlah titik yang masih semak dan hutan, kami setuju dengan langkah bupati dan gubernur yang merekomendasikan tidak memperpanjang HGU PT CA," ujar Ketua Pansus, Iskandar didampingi Sekretaris Pansus, Zul Ilfan.

Iskandar berjanji hasil pansus itu akan diparipurnakan secepat mungkin, sehingga hasil tersebut bisa segera disampaikan pada menteri.

"Dengan kondisi hutan belantara seperti ini, tidak ada alasan BPN Pusat memperpanjang HGU PT CA, dan kita akan kawal ini," tegas mantan kombatan ini.

Pansus yang dimulai pukul 15.30 WIB itu, hadir Ketua DPRK Abdya, Zaman Akli SSos, wakil ketua DPRK Abdya, Romi Syah Putra dan Jismi, ketua Komisi A DPRK, Nurdianto, ketua komisi DPRK B, Umar, dan para anggota DPRK Abdya, Zulkarnaini, Agusri Samhadi, Julinardi, Teuku Indra, Muslidarma, Yusran, Syarifuddin UB, Reza Mulyadi.

Sementara dari pemkab Abdya hadir Asisten I Bidang Pemerintahan Setdakab Abdya, Amrizal SSos, Plt Kadis Pertanian Abdya, drh Nasruddin, staf ahli, dan sejumlah kabid. (*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved